Teori Z dan Kinerja Organisasi

William Ouchi mengidentifikasikan ciri-ciri organisasi itu sebagai berikut:

Tipe Z:
• Kesetiaan sepanjang usia (Lifetime Employment),
• Evaluasi dan promosi diperlambat,
• Jenjang karir tanpa spesialisasi,
• Mekanisme pengawasan tidak implisit
• Proses pengambilan keputusan kolektif
• Tanggung jawab bersama,
• Dan, keprihatinan secara umum.

Tipe A:
• Pekerja tidak tahan lama (Short-term)
• Evaluasi dari promosi cepat,
• Jenjang karir dengan spesialisasi,
• Mekanisme pengawasan secara eksplisit,
• Pengambilan keputusan secara individual,
• Tanggung jawab perorangan,
• Keprihatinan per segmen. Continue reading

Teori Z dan Produktivitas Kerja

Pola manajemen Jepang berinti pada tiga unsur ini: Kepercayaan, Keintiman dan Subtinitas. William Ouchi merangkumnya menajdi sebuah konsep yang ia namakan “Teori Z” Suatu koreksi terhadap kekalahan produktifitas Amerika. Tapi juga pelajaran bagi manajemen universal.

Lahirnya teori ini memang diilhami oleh sukses bisnis dan ekonomi Jepang yang tumbuh luar biasa pesatnya setelah Perang Dunia II. Produktivitas industrinya meningkat 400 persen, melampaui tingkat produktivitas industri America Serikat. Secara tragis produktivitas AS malahan mulai tertinggal di belakang pertumbuhan industri Eropa. Mengapa? Continue reading

Slide1