Cara Memberikan Pelayanan yang WOW kepada Pelanggan

Pelayanan terhadap konsumen atau pelanggan merupakan salah satu aspek penting dalam bisnis. Kualitas bisnis Anda serta kepercayaan konsumen terhadap bisnis yang Anda jalankan akan dipengaruhi oleh kualitas layanan yang Anda berikan pada pelanggan. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui strategi untuk meningkatkan kualitas layanan yang Anda berikan pada konsumen atau pelanggan.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang Anda berikan pada pelanggan, Anda sebaiknya mempelajari tentang manajemen pelayanan pelanggan. Dengan menguasai manajemen pelayanan pelanggan, Anda akan bisa memberikan pelayanan yang lebih memuaskan serta optimal pada konsumen atau pelanggan Anda. Selain itu, ada beberapa tips bermanfaat yang bisa Anda ikuti dalam manajemen pelayanan pelanggan sehingga kualitas layanan yang Anda berikan bisa meningkat secara optimal.

Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah mengetahui karakter pelanggan. Pelanggan bisnis Anda memiliki karakter yang berbeda-beda. Mengetahui karakter konsumen atau pelanggan Anda akan membantu Anda dalam memberikan layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Continue reading

Prinsip dan Strategi dalam Mengelola Pelayanan Pelanggan

Apakah pelayanan pelanggan itu? Apakah anda pernah benar-benar berhenti memikirkan tentang pertanyaan tersebut? Kita telah ribuan kali memberikan pelatihan kepada orang-orang dan ratusan kali kepada organisasi-organisasi tentang pelayanan kepada pelanggan ini.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Bukan masalah siapa orangnya atau organisasi apa, jawaban dari pertanyaan ini adalah sesuatu yang umum. Mereka akan berkata : “ Pelayanan kepada pelanggan adalah tentang memberikan sesuatu kepada pelanggan tentang apa yang mereka inginkan” atau mungkin ini tentang memuaskan pelanggan, terkadang mereka berkata bahwa ini adalah mengenau cara membuat pelanggan senang. Continue reading

Prinsip dan Strategi Menjalankan Customer Relationship Management

Untuk meningkatkan Customer relationship management anda, anda harus mengumpulkan informasi demografis pelanggan-pelanggan anda. Anda dapat mengumpulkan informasi demografis – seperti usia, jenis kelamin dan henis pekerjaan – dengan melakukan survey dan kontes pelanggan. Anda dapat melakukannya pada saat pembelian atau setelahnya ketika anda mendapatkan informasi kontak, dan kemudian menindaklanjutinya setelah pembelian.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Dengan nenindaklanjuti pelanggan anda maka memungkinkan anda untuk menguatkan keputusan mereka dalam melakukan pembelian dan mulai membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Selain itu juga memungkinkan anda untuk menunjukkan ketertarikan anda terhadap pelanggan selama mengumpulkan informasi yang akan membantu anda melayani dan memasarkan kepada mereka secara lebih baik. Continue reading

Analisa Perilaku Pelanggan dan Konsumen

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan pemasaran, silakan KLIK DISINI.

Dewasa ini konsumen lebih banyak tahu tentang berbagai produk dibanding waktu-waktu sebelumnya. Mereka menelitinya. Mereka ingin tahu lebih banyak, tidak asal beli. Mereka skeptis dan kritis, dan lebih sering kecewa daripada puas. Para produsen terpaksa mendengarkan keinginan mereka.

Untuk bisa berhasil, produsen harus membuat fakta itu bermanfaat bagi mereka, bukan malahan menjadi penghalang. Produsen bukannya lalu melawan konsumen yang skeptis dan kritis, tetapi sebaliknya dia harus belajar dari sikap konsumen itu. Mereka harus berusaha memperoleh feedback dari konsumen, kemu-dian menyesuaikan produk dan strategi untuk memenuhi keinginan pasar. Continue reading

Manajemen Pemasaran dan Kebutuhan Pelanggan

Dalam banyak wacana pemasaran, sering disebutkan bahwa setiap perusahaan harus selalu berfokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan dalam proses penciptaan produk dan layanan yang hendak ditawarkan (Slide presentasi yang sangat bagus tentang marketing management dan customer service, bisa Anda dapatkan DISINI ).

Dalam kenyataannya, pernyataan semacam diatas tak sepenuhnya benar. Banyak pelanggan yang justru tidak sadar atau tidak tahu pasti apa yang dibutuhkannya. Contohnya dalam penemuan produk iPod. Produk ini dicipatkan tidak dari survei pasar atau survei kebutuhan pelanggan. Namun murni dari ketajaman visi para pengelola Apple, perusahaan yang memproduksi iPod. Continue reading

Apakah Semua Pelanggan adalah Raja?

Sejumlah pengalaman dan riset menunjukkan ternyata tidak semua pelanggan itu menguntungkan; dan dengan demikian, berarti tidak semua pelanggan harus diperlakukan seperti raja. Kalau pelanggan itu justru merugikan bagi perusahaan, kenapa harus diperlakukan secara spesial. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang customer service dan marketing strategy, silakan KLIK DISINI).

Ada sejumlah kasus yang menunjukkan bahwa tidak semua pelanggan itu menguntungkan. Dengan kata lain customer profitability setiap pelanggan itu berlainan. Ada pelanggan-pelanggan tertentu yang memberikan kontribusi profit yang tinggi; ada yang menengah; dan ada pula yang justru “merugikan” produsen. Bagi bank misalnya, pelanggan premiun merupakan salah satu tambang emas bagi peningkatan laba mereka. Sebaliknya, nasabah yang simpanan tabungannya hanya ratusan ribu mungkin tidak banyak memberikan sumbangan berarti bagi perusahaan. Continue reading

Telemarketing untuk Menambah Pelanggan Baru

Telemarketing atau aktivitas penjualan barang/jasa dengan penawaran terlebih dahulu melalui telpon merupakan jurus pemasaran yang kian berkembang. Para manajer pemasaran atau penjualan perlu menyimaknya; siapa tahu cocok untuk jenis produk/jasa yang ditangani dan bisa meningkatkan volume penjualan.

Dalam hiruk-pikuk kegiatan sehari-hari, kerapkali seorang manajer yang bertanggung-jawab atas aktivitas pemasaran atau penjualan mengabaikan alat bantu yang tiap had dipakainya untuk berkomunikasi. Alat itu: telpon. Selama ini telpon lebih dipandang sebagai alat yang mempercepat komunikasi, yang pada gilirannya menunjang aktivitas pemasaran atau penjualan perusahaan. Jadi, nilai perangkat itu hanyalah dalam fungsinya sebagai alat penghubung saja. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang marketing strategy dan marketing plan, silakan KLIK DISINI ). Continue reading

Slide1