Tantangan Manajer Masa Depan

Mencoba merancang gambaran “manajer masa depan” adalah sebuah topik yang kompleks. Karena itu, mari kita coba dekati dari bagian ke bagian. Uraian ini akan dimulai dengan mengarahkan pandangah terhadap 4 hal utama yang menggambarkan peran dan fungsi manajer, yakni: Fungsi Eksternal Manajer, Fungsi Internal Manajer, Motivasi, dan Moril Manajer.

(Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Dengan meninjau perubahan-perubahan yang terjadi pada keempat hal tersebut, akan dicoba dilihat implikasinya terhadap bidang manajerial. Dari sana baru akan diketengahkan antisipasi yang perlu dilakukan dan persiapan yang dibutuhkan. Gabungan seluruh pembahasan ini diharapkan akan memberikan gambaran kasar tentang apa dan bagaimana sosok manajer yang dibutuhkan di masa depan yang dekat ini. Continue reading

Gaya Manajemen Partisipatif

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Dalam dunia bisnis, manajemen hampir selalu dilihat dalam kerangka produktivitas. Mengapa? Karena ukuran sukses sebuah organisasi atau unit usaha selalu dilihat dari tingkat produktivitasnya, apa pun jenis produk dari organisasi atau unit usaha itu. Dan di sanalah juga terletak ukuran sukses Anda sebagai manajer.

Akibatnya, Anda, sebagai manajer, akan menilai bawahan berdasarkan seberapa banyak atau seberapa baik produk yang dihasilkannya. Demikian juga, Anda akan dinilai menurut seberapa tinggi produktivitas bawahan Anda. Implikasi dari cara pandang ini adalah, tenaga k erjaakan diperlakukan sebagai barang atau mesin, yang bisa dieksploitasi sedemikian rupa untuk keuntungan perusahaan. Continue reading

Manajemen Bisnis dan Manajer yang Top

Tiap organisasi bisnis maupun sosial, swasta maupun pemerintah biasanya mempunyai orang yang dapat kita sebut sebagai “superstar” karena kemampuannya dan kontribusinya yang gemilang kepada organisasi. Superstar sebaiknya mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri, dan diberi penghargaan sepadan dengan apa yang dia hasilkan. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Tetapi apa lacur? Seringkali lingkungan superstar ini tidak rela melihatnya bersinar terlalu gemilang. Timbul kecemburuan, mungkin dari atasan, tetapi umumnya dari orang-orang yang setingkat atau di bawahnya. Ada kecenderungan mereka lalu membatasi langkah-langkah superstar ini. Bagaimana reaksi superstar menghadapi ini? Continue reading

Menjadi Manajer yang Profesional

Sering disebutkan, seseorang yang berkeinginan memperbesar kemungkinan mencapai sukses di dunia usaha perlu memiliki sifat tekun, kesungguhan hati, dan sikap terus terang terhadap diri sendiri. Apa yang dipantulkan oleh cermin tentang diri Anda? Apakah Anda sudah berkelakuan sebagaimana layaknya seorang yang benar-benar profesional? Sudahkah Anda mengikuti kaidah-kaidah yang semestinya? Apakah Anda sudah tahu aturan-aturan tingkah laku? (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Sebagaimana halnya seorang pemain bilyar tunduk pada kaidah-kaidah geometri, orang dunia usaha di mana pun harus patun pada aturan-aturan dasar tingkah laku profesional. Aturan itu ikut menentukan gerak tindak setiap orang yang ingin berhasil. “Pedoman tadi berlaku pada corak kebijaksanaan dan gaya manajemen yang bagaimanapun yang dianut suatu perusahaan,” tulis dua ahli etiket bisnis Amerika, Elena Jankowic dan Sandra Bernstein, dalam buku yang berjudul ‘Behave Yourself: The Working Guide to Business Etiquette’. Continue reading

Menggunakan Telpon dan Alat Komunikasi secara Efektif

Alat telepon vital bagi eksekutif. Bisnis bisa jalan karena kehadiran telepon Tetapi, penggunaan terlebih ada efek negatifnya. Apa saja efek itu dan bagaimana mengatasinya? Bagi seorang eksekutif, tiada hari tanpa dering telepon. Bisnis maju berkat bantuan alat vital ini — mempercepat arus informasi asaha, komunikasi dengan anak buah, atau untuk membina hubungan. Dan seluruh isi kantor — baik orang maupun barang — mungkin telepon inilah yang paling setia “nempel” pada si Bos. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentai yang bagus tentang management skill dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Telepon juga tak hanya di kantor. Di rumah pun ada, jumlahnya malah bisa dua atau tiga. Ini pun pasti sering digunakan untuk urusan kantor. Lalu, agar eksekutif tetap in touch” dengan kantor, di mobil pun ada telepon. Bahkan, tak jarang seorang eksekutif menenteng-nenteng pesawat telepon tanpa kabel (cordless atau portable telephone) selagi bermain golf atau Jogging. Alasannya pun agar tidak kehilangan kontak dengan urusan kantor. Dengan adanya alat “pager” (pemanggil) macam Starko, maka lengkaplah keterikatan antara orang eksekutif dengan teleponnya. Continue reading

Desain Pekerjaan yang Memotivasi Pekerja

Dulu, teknik efisiensi Frederick W. Taylor (dengan membagi-bagi pekerjaan menjadi langkah-langkah kecil yang diulang-ulang) dianggap cara terbaik untuk mendesain pekerjaan manufaktur. Sekarang, fragmentasi pekerjaan semacam itu menyebabkan suasana monoton yang mengurangi motivasi kerja. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus mengenai motivasi dan leadership, silakan KLIK DISINI ).

Meningkatkan motivasi dengan menaikkan gaji, member! jaminan pensiun, dan mempersingkat jam kerja, misalnyar ku¬rang mampu menyingkirkan biang ketidakpuasan. Imbalan-imbalan itu tidak cukup memotivasi pekerja ke arah prestasi tertjnggi. Motivasi kerja harus timbul dari dalam dan dari pekerjaan sendiri. Karena itu desain pekerjaan perlu diusahakan agar menimbulkan motivasi dengan kriteria berikut. Continue reading

Menumbuhkan Motivasi Kerja

Manajemen sumberdaya manusia merupakan potensi yang luar biasa hebat untuk meningkatkan hasil kerja. Konsep “motivasi” penting peranannya. Seorang pekerja pabrik baja menulis di majalah Industry Week, Januari 1974, begini : “Ada tiga kunci penting untuk mendorong kemajuan para pekerja, yaitu: perhatian, umpan balik yang terus-menerus, dan perasaan saling membutuhkan.” (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus mengenai motivasi dan leadership, silakan KLIK DISINI ).

Dengan perhatian pada para pekerja, manajer dapat mengurangi ketegangan, meningkatkan kepercayaan, dan memperbaiki sikap serta semangat kerja. Dengan umpan balik yang terus-menerus manajer dapat mengetahui posisi perusahaannya dalam persaingan dengan pihak lain, citranya atau jasanya di pasar. Kesemuanya mempengaruhi kehidupan kerja karena kaitannya dengan produksi barang atau jasa menentukan sekali. Continue reading

Slide1