Manfaat Perencanaan SDM yang Optimal

Proses perencanaan SDM atau manpower planning yang dilakukan dengan baik akan memberikan sejumlah manfaat seperti berikut. Yang pertama adalah mamu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendayagunaan SDM. Pendayagunaan SDM akan berlangsung efektif dan efisien karena Perencanaan SDM harus dimulai dengan kegiatan pengaturan kembali atau penempatan ulang (restaffing/replacement) SDM yang dimiliki.

Download Contoh Lengkap Panduan Pengembangan SDM dan 9 Powerful HR Templates DISINI.

Penempatan ulang dimaksudkan agar setiap dan semua SDM yang dimiliki bekerja pada jabatan atau pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya. Dengan kata lain setiap jabatan/pekerjaan dilaksanakan oleh SDM yang kualifaid, yang dapat memberikan kontribusi maksimal pada pencapaian tujuan organisasi/perusahaan. Continue reading

Faktor Yang Mempengaruhi Proses Rekrutmen

Pencarian kebutuhan tenaga baru dari luar perusahaan akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni :
Yang pertama adalah Kondisi ekonomi negara secara umum. Jika kondisi ekonomi relatif sulit, maka biasanya akan terjadi oversupply atau calon pekerja jauh lebih besar dibanding jumlah permintaan. Jika hal ini terjadi, maka perusahaan relatif lebih mudah untuk mencari karyawan baru, sebab para pelamar kerja melimpah.

Di Indonesia, saat ini tingkat penggangguran berkisar pada angka 10 %, atau terjadi oversupply pasar tenaga kerja. Angka pengangguran normal mestinya berkisar pada angka 4 – 5 % saja. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang talent management dan HR Strategym silakan KLIK DISINI ). Continue reading

Menciptakan Sistem Mentoring yang Efektif

Sejumlah perusahaan merumuskan proses bimbingan melalui mentor. Penelitian baru-baru ini memberikan gambaran tentang nilai hubungan khusus antara para manajer senior dan junior. Teori tersebut mengatakan: para manajer muda yang potensial untuk mendapatkan promosi dalam sebuah organisasi seringkali kurang mengetahui apa yang seharusnya mereka lakukan untuk mendapatkan promosi itu. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang coaching dan sistem mentoring SDM, silakan KLIK DISINI ).

Manajer-manajer senior yang mengetahui bagaimana rumitnya politik perusahaan, bisa membantu mempermudah proses itu. Mereka bisa memilih para manajer muda bawahan mereka, lalu memberikan nasehat, bimbingan, dan menjadi bapak angkat mereka. Continue reading

Sasaran Kinerja dan Produktivitas Karyawan

Salah satu keluhan yang sering timbul dari karyawan biasanya ialah rasa bingungnya terhadap apa yang diharapkan dari dirinya oleh atasan. Ketidakjelasan ini tentunya dapat menganggu efisiensi sang pegawai sehingga kontrinbusinya pada perusahaan atau kantor berkurang. Padahal, hal ini dapat terhindar bila karyawan itu sudah memiliki sasaran-sasaran kerja tertentu. Bagaimana membantunya?

Kerapkali karyawan mengeluh karena tidak mengetahui dengan jelas apa yang dikehendaki oleh boss-nya, sedangkan boss atau atasannya sendiri mengnggap hal itu sewajarnya sudah diketahui langsung. Tidak terpikir bahwa teknik menentukan sasaran kerja bagi individu merupakan suatu aktivitas yang penting dan bila perlu disusun sedemikian rupa sehingga menjadi tantangan yang menarik bagi karyawan. Hal ini semakin disadari oleh para ahli manajemen di mana aspek penentuan sasaran kerja dilihatnya sebagai suatu teknik peningkatan motivasi kerja yang efektif. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang HR management, performance management dan leadership, silakan KLIK DISINI ). Continue reading

Pola Pengembangan SDM

Tahapan pengembangan SDM sebaiknya dimulai dari tahap pertama, yakni identifikasi kebutuhan pengembangan. Dalam tahapan ini, kita sejatinya hendak menggali proses pengembangan apa yang paling cocok bagi individu tertentu. Dalam proses ini kita melakukan asesmen mengenai strenghts dan areas for development dari tiap individu (karyawan).

Asesmen dapat dilakukan dengan melalui pola assessment center atau juga melalui observasi dan evaluasi dari atasan masing-masing (cara ini lebih praktis dibanding harus menggunakan assessment center). (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi mengenai HR Management and Strategy, silakan klik DISINI). Continue reading

Key Performance Indicators untuk Manajemen SDM

Key Performance Indicators atau sering disebut sebagai KPI merupakan daftar tolok ukur yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan kinerja individu atau suatu departemen/bagian. KPI haruslah bersifat terukur (measurable). Kalau tidak terukur namanya bukan KPI. “Melakukan proses pelatihan karyawan” bukanlah KPI sebab tidak dapat diukur.

Jika ingin dijadikan menjadi KPI, maka kalimat itu bisa diubah menjadi : “Jumlah program pelatihan yang dilakukan dalam satu tahun” atau bisa juga menjadi “Jumlah jam pelatihan per karyawan per tahun”. Dua contoh ini bisa diukur dan bisa dikuantifikasikan. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi mengenai HR Management and Strategy, silakan klik DISINI). Continue reading

Slide1