Melakukan Perencanaan Karir yang Sistematis

Bimbingan Karir melibatkan pembuatan serangkaian pekerjaan dari orang-orang yang sesuai dengan organisasi, yang memungkinkan orang untuk tumbuh menjadi tingkat tanggung jawab yang lebih besar, sehingga memberikan perusahaan dengan bakat yang diperlukan untuk memenuhi tujuan.

Ini harus melibatkan hati-hati penugasan individu untuk posisi yang memberikan padanya atau dia dengan kesempatan untuk penggelaran kompetensi yang dibutuhkan untuk posisi yang lebih menantang. Continue reading

Mengelola Manajemen Karir dan Krisis Karir

Pada usia setengah baya – 30 sampai 45 tahun – biasanya seorang profesional atau manajer merasa perlu mempertimbangkan karir baru; tetap sebagai profesional tapi ganti bidang, beralih menjadi pengusaha, atau yang lain. Situasi krisis seperti ini terutama akan dialami oleh mereka yang berorientasi pada karir, dan achievement-motivated. (Jika ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang manajemen karir dan HR strategy, silakan KLIK DISINI ).

Setelah tahun demi tahun terlampaui, banyak orang tanpa pandang jabatan atau ketrampilan kemudian merasa bahwa pekerjaan atau karir mereka kurang menarik dan menantang. Beberapa di antaranya merasa bahwa karirnya tidak lagi akan meningkat. Sebagian lagi menganggap bakat dan ketrampilannya kurang terpakai secara maksimal. Yang lain tiba-tiba pula merasa telah terdamparke perusahaan, jabatan atau profesi yang salah. Continue reading

Manajemen Karir dan Top Talents

Tidak jarang potensi besar dalam kemampuan atau beberapa karyawan atau manajer dalam sebuah perusahaan terbuang percuma atau tidak dimanfaatkan maksimal. Adakalanya hanya karena para star performers ini kurang terperhatikan, atau justru ditekan sedemikian rupa sehingga dia tidak bisa berkembang lebih jauh. Dalam hal ini tentunya manajemen yang diharapkan berbuat sesuatu untuk memafaatkan mereka demi keuntungan perusahaan. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang Career Planning dan HR Management, silakan klik DISINI ). Continue reading

Slide1