Bagaimana Agar Bahagia dan Puas dalam Bekerja?

Berikut ini fakta sederhana : anda tidak akan dapat melakukan pekerjaan dengan baik jika anda tidak bahagia. Saya mempelajari hal ini di awal hidup saya, dari seorang pria yang berpikir bahwa saya dapat menyanyi dengan baik untuk membuat kehidupan dengan melakukan hal ini.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Saya berjumpa dengan dia saat saya masih remaja, dan untuk sejumlah alasan, dia sepertinya mirip dengan seseorang tempat saya berkonsultasi tentang apa yang saya rasakan saat ada permasalahan yang besar di rumah. Ternyata saya benar, dia sangat membantu saya. Continue reading

Kebanggaan Profesional dan Produktivitas Kerja

Mencapai kesempurnaan di atas orang lain merupakan inti dari kepemimpinan, dan salah satu makna yang paling efektif dari mencapai kesempurnaan adalah untuk menanamkan rasa bangga di sekeliling kita.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Menanamkan kebanggaan memiliki banyak keuntungan, yaitu akan meningkatkan kualitas kerja dan hubungan kerja, peningkatan kreativitas dan inovasi, kerjasama akan semakin mudah, dan orang-orang akan mendapatkan tambahan energi untuk melakukan yang terbaik dari mereka. Sebuah tim atau departemen yang ditanamkan rasa kebanggan akan saling membuktikan diri diantara mereka bahwa mereka dapat melakukan hal yang sebelumnya dianggap tidak mungkin. Continue reading

Memanfaatkan Teknologi untuk Efektivitas Pekerjaan

Tingkat yang luar biasa dan penggunaan teknologi yang saat ini berlangsung tidak pernah berhenti telah membuat saya takjub! Kami cukup kewalahan karenanya. Sesuatu yang sederhana seperti keputusan untuk membeli sebuah telepon genggam dapat dilakukan dengan cepat telah menjadi pengalaman yang melumpuhkan karena pilihan ‘teknis’ yang kami miliki. Continue reading

Budaya Kerja yang Fokus pada Proses

Budaya ini dimiliki oleh usaha-usaha yang berisiko rendah dan dengan umpan balik yang lambat, seperti bank, perusa¬haan asuransi, lembaga jasa keuangan, lembaga milik pemerintah, perusahaan utilitas, dan industri yang dideregulasi secara penuh (seperti industri farmasi di Amerika).

Di lembaga-lembaga pemerintah karyawan bahkan tak memperoleh umpan balik. Sebagai akibatnya, mereka tidak mengetahui efektivitas pekerjaan sampai terjadi sesuatu yang memerlukan evaluasi pekerjaan mereka. Kurangriya umpan balik mendorong karyawan untuk memfokuskan pada bagaimana mereka mengerjakan sesuatu, bukan pada apa yang mereka kerjakan. Continue reading

Budaya Kerja Keras

Budaya kerja keras dimiliki oleh organisasi penjualan yang hiperaktif: real estate, perusahaan komputer, distributor otomotif, usaha penjualan door to door, penjualan produk massal seperti McDonald atau Frito-Lay, produsen peralatan kantor seperti Xerox atau Pitney Bowes, dan sebagian besar toko eceran.

Para karyawan pada perusahaan ber-Budaya Kerja Keras umumnya bekerja dengan risiko yang kecil plus umpan balik yang cepat dan intensif. Selama karyawan melaksanakan kegiatannya terlepas dari apakah mereka berhasil memperoleh order pembelian atau tidak aktivitas bisnis akan terus jalan. Yang penting disini dituntut ketekunan karyawan untuk terus menjajakan dagangan atau datang kepada kon-sumen tanpa bosan. Continue reading

Melakukan Asesmen atas Level Motivasi Karyawan

Motivasi kerja karyawan penting artinya guna meningkatkan produktivitas. Salah satu fungsi manajer adalah untuk memacunya. Untuk itu perlu diukur dahulu motivasi karyawan — sebelum bisa ditingkatkan.

Asset perusahaan kami keluar dari lift ini tiap harinya,” ujar Henry Ford II (almarhum) seraya menunjuk pada pintu lift yang bertengger megah di lobby kantor pusat Ford Motor Company di Dearborn, Michigan. Suatu pernyataan menggelitik mengingat bahwa orang umumnya mengira asset perusahaan otomdtif macam Ford ini berkisar pada mesin atau pabriknya saja. Padahal yang dimaksudkan Henry Ford di sini sebagai asset adalah justru orang-orang yang bekerja di pabrik-pabrik dan kantor-kantor perusahaan Ford. Continue reading

Membangun Leadership Skills (Kepempimpinan)

Pemimpin yang efektif bukan hanya menganjurkan karyawannya untuk berani memanfaatkan peluang, tetapi juga untuk berani berbuat salah. Pemimpin yang baik akan menegaskan kepada semuanya bahwa masa depan perusahaan tergantung pada kemauan untuk bereksperimen, untuk bergerak ke arah-arah yang baru dan belum pernah dicoba. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentai yang bagus tentang leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Gara terbaik untuk menyampaikan konsep semacam itu ialah dengan memberikan teladan. Frederick Smith,44, bekas anggota Korps Marine, membangun perusahaan Federal Express 15 tahun yang lalu. Ketika baru pulang dari Vietnam, dia mempertaruhkan beberapa juta dollar warisan dari ayahnya untuk membangun perusahaan pengiriman barang secara kilat. Dia telah mengimpikannya sejak lama. Continue reading

Slide1