Sasaran Kinerja dan Produktivitas Karyawan

Salah satu keluhan yang sering timbul dari karyawan biasanya ialah rasa bingungnya terhadap apa yang diharapkan dari dirinya oleh atasan. Ketidakjelasan ini tentunya dapat menganggu efisiensi sang pegawai sehingga kontrinbusinya pada perusahaan atau kantor berkurang. Padahal, hal ini dapat terhindar bila karyawan itu sudah memiliki sasaran-sasaran kerja tertentu. Bagaimana membantunya?

Kerapkali karyawan mengeluh karena tidak mengetahui dengan jelas apa yang dikehendaki oleh boss-nya, sedangkan boss atau atasannya sendiri mengnggap hal itu sewajarnya sudah diketahui langsung. Tidak terpikir bahwa teknik menentukan sasaran kerja bagi individu merupakan suatu aktivitas yang penting dan bila perlu disusun sedemikian rupa sehingga menjadi tantangan yang menarik bagi karyawan. Hal ini semakin disadari oleh para ahli manajemen di mana aspek penentuan sasaran kerja dilihatnya sebagai suatu teknik peningkatan motivasi kerja yang efektif. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang HR management, performance management dan leadership, silakan KLIK DISINI ). Continue reading

Menumbuhkan Komitmen dan Motivasi pada Karyawan

Organisasi itu tak ubahnya seperti makhluk sosial, tulis Jenneth Schatz dan Linda Schatz. “Maka, sebagaimana makhluk sosial layaknya sukses sebuah organisasi juga tergantung pada rasa saling percaya, subtilitas, dan keintiman para anggotanya. Dan ke tiga hal itu bermuara pada komitmen seseorang pada organisasi,” lanjutnya sambil mengutip pernyataan William Ouchi, penemu teori Z itu.

Dalam bukunya Managing By Influence yang disadur dalam World Executive’s Digest, Schatz kemudian mengemukakan beberapa strategi membangkitkan rasa akomitmen dan motivasi. Berikut ini petikannya. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang management skills, leadership dan motivasi, silakan KLIK DISINI ).

Strategi komitmen yang diuraikan di sini memang bervariasi; dari cara-cara informal hingga metode yang formal dan procedural. Beberapa di antaranya, agaknya, akan leih sesuai bagi organisasi atau perusahaan yang Anda pimpin, tapi yang pasti semua cara ini harus disesuaikan dengan situasi khas yang Anda hadapai. Continue reading

Strategi Pengembangan SDM dan Talent Management

Perusahaan beruntung bila bisa menggaet tenaga manajerial, yang sudah pengalaman ataupun trainee, yang brilyan. Kerepotannya adalah bagaimana membuat si “Bintang” itu betah di perusahaan. Gaji besar tak selalu menjamin ia bakal “loyal” terus. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang HR Management dan Career Planning, silakan KLIK DISINI ).

Merekrut tenaga tingkat manajerial merupakan aktivitas yang tidak murah. Tak jarang perusahaan harus menggunakan konsultan tenaga kerja dari luar untuk melaksanakan rekrutmen dan seleksi calon pegawai yang cocok. Cara yang lebih jitu lagi meojaring calon yang tepat adalah secara aktif mencari di dalam kalangan industri dan bila perlu membajaknya dari perusahaan lain (“headhunting” dan “hijacking”). Semua, tentu, dengan biaya yang tidak sedikit bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga manajer tersebut. Continue reading

10 Faktor Kunci untuk Mendorong Produktivitas Karyawan

Banyak para pemimpin suatu instansi atau manajer suatu perusahaan beranggapan dengan diberikan imbalan yang. besar, maka kepuasan pekerja akan tercapai. Jika itu merupakan anggapan para pemimpin tentang si pekerja, maka itu merupakan suatu kesalahan besar. Menurut hasil pengamatan, faktor-faktor keinginan para pekerja bukan hanya imbalan yang besar saja, tetapi ada faktor-faktor lain yang lebih penting dari itu. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint yang menarik tentang HR management dan management skills, silakan KLIK DISINI. ).

Berikut 10 faktor sangat diingini oleh para pekerja tetap untuk meningkatkan produktivitas kerja mereka. Continue reading

Memahami Produktivitas Karyawan

J. Ravianto, dalam bukunya “Produktivitas dan Manajemen“, mengemukakan pengertian produktivitas sebagai berikut :”Produktivitas mengandung arti pengertian perbandingan antara hasil yang ingin dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan”.

Sedangkan Wayne F. Cascio dalam bukunya Managing Human Resource mengatakan bahwa :”Productivity is a measure of the output of goods and services relative to the input tabor, material and equipment.” Bambang Kusriyanto, dalam bukunya “Meningkatkan Produktivitas Karyawan”; menjelaskan bahwa :”Produktivitas karyawan adalah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga kerja per satuan waktu”. (Slide powerpoint presentasi yang bagus mengenai productivity dan manajemen SDM dapat dilihat DISINI). Continue reading

Slide1