Manajemen Pemasaran dan Kebutuhan Pelanggan

Dalam banyak wacana pemasaran, sering disebutkan bahwa setiap perusahaan harus selalu berfokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan dalam proses penciptaan produk dan layanan yang hendak ditawarkan (Slide presentasi yang sangat bagus tentang marketing management dan customer service, bisa Anda dapatkan DISINI ).

Dalam kenyataannya, pernyataan semacam diatas tak sepenuhnya benar. Banyak pelanggan yang justru tidak sadar atau tidak tahu pasti apa yang dibutuhkannya. Contohnya dalam penemuan produk iPod. Produk ini dicipatkan tidak dari survei pasar atau survei kebutuhan pelanggan. Namun murni dari ketajaman visi para pengelola Apple, perusahaan yang memproduksi iPod. Continue reading

Apakah Semua Pelanggan adalah Raja?

Sejumlah pengalaman dan riset menunjukkan ternyata tidak semua pelanggan itu menguntungkan; dan dengan demikian, berarti tidak semua pelanggan harus diperlakukan seperti raja. Kalau pelanggan itu justru merugikan bagi perusahaan, kenapa harus diperlakukan secara spesial. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang customer service dan marketing strategy, silakan KLIK DISINI).

Ada sejumlah kasus yang menunjukkan bahwa tidak semua pelanggan itu menguntungkan. Dengan kata lain customer profitability setiap pelanggan itu berlainan. Ada pelanggan-pelanggan tertentu yang memberikan kontribusi profit yang tinggi; ada yang menengah; dan ada pula yang justru “merugikan” produsen. Bagi bank misalnya, pelanggan premiun merupakan salah satu tambang emas bagi peningkatan laba mereka. Sebaliknya, nasabah yang simpanan tabungannya hanya ratusan ribu mungkin tidak banyak memberikan sumbangan berarti bagi perusahaan. Continue reading

Slide1