Menyusun Program Pelatihan atau Training

Menurut William B. Werther dan Keith Davis dalam bukunya “Human Resources and Personnel Management” (1996:287) mengatakan bahwa langkah-langkah dalam mempersiapkan program pelatihan adalah melalui langkah berikut.

Yang pertama, Need Assessment (Penilaian dan Identifikasi Kebutuhan). Untuk memutuskan pendekatan yang akan digunakan, organisasi perlu mengidentifikasikan kebutuhan-kebutuhan pelatihan. Penilaian kebutuhan mendiagnosa masalah-masalah dan tantangan lingkungan yang dihadapi organisasi sekarang. Selain pendekatan sumber daya manusia dalam mengidentifikasikan suatu tugas, pelatih memulai dengan mengevaluasi gambaran suatu pekerjaan penting yang diperoleh. (Slide powerpoint presentasi yang bagus mengenai training dan manajemen SDM dapat dilihat DISINI). Continue reading

Pola Pengembangan SDM

Tahapan pengembangan SDM sebaiknya dimulai dari tahap pertama, yakni identifikasi kebutuhan pengembangan. Dalam tahapan ini, kita sejatinya hendak menggali proses pengembangan apa yang paling cocok bagi individu tertentu. Dalam proses ini kita melakukan asesmen mengenai strenghts dan areas for development dari tiap individu (karyawan).

Asesmen dapat dilakukan dengan melalui pola assessment center atau juga melalui observasi dan evaluasi dari atasan masing-masing (cara ini lebih praktis dibanding harus menggunakan assessment center). (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi mengenai HR Management and Strategy, silakan klik DISINI). Continue reading

Key Performance Indicators untuk Manajemen SDM

Key Performance Indicators atau sering disebut sebagai KPI merupakan daftar tolok ukur yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan kinerja individu atau suatu departemen/bagian. KPI haruslah bersifat terukur (measurable). Kalau tidak terukur namanya bukan KPI. “Melakukan proses pelatihan karyawan” bukanlah KPI sebab tidak dapat diukur.

Jika ingin dijadikan menjadi KPI, maka kalimat itu bisa diubah menjadi : “Jumlah program pelatihan yang dilakukan dalam satu tahun” atau bisa juga menjadi “Jumlah jam pelatihan per karyawan per tahun”. Dua contoh ini bisa diukur dan bisa dikuantifikasikan. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi mengenai HR Management and Strategy, silakan klik DISINI). Continue reading

Meningkatkan Efektivitas Pelatihan SDM

Dalam sebuah kesempatan, muncul pertanyaan seperti berikut : Setiap tahun perusahaan kami mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk training. Namun kami merasakan efektivitas kegiatan training kami selama ini kurang bagus. Apa yang harus dilakukan agar training yang kami lakukan bisa memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja bisnis? (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi mengenai HR Management and Strategy, silakan klik DISINI). Continue reading

Survei Kepuasan Karyawan

Secara garis besar, angket kepuasan karyawan biasanya meng-address lima elemen utama, yakni : 1) kepuasan karyawan terhadap pekerjaannya (job content), 2) kepuasan karyawan terhadap lingkungan kerja (baik lingkungan fisik seperti tata ruangan ataupun lingkungan non fisik seperti relasi dengan kerja, atau suasana kerja); 3) kepuasan karyawan terhadap atasan, dan 4) kepuasan karyawan terjadap kebijakan perusahaan dalam memberikan remuneration and benefit pada pegawainya. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi mengenai HR Management and Strategy, silakan klik DISINI). Continue reading

Faktor-faktor Kunci dalam Penyusunan Strategi Bisnis

Menurut Arthur A. Thompson and Strickland dalam bukunya yang bertajuk Strategic Management: Concepts and Cases, terdapat sejumlah faktor yang perlu diperhatikan ketika kita melakukan proses penyusunan strategi perusahaan. Faktor-faktor itu adalah sbb:

Pertimbangan Regulasi dan Kebijakan Pemerintah
Semua organisasi beroperasi dalam kelompok masyarakat yang lebih luas. Apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan dalam kebijakan strategi perusahaan selalu dibatasi oleh regulasi, kebijakan dan peraturan pemerintah. Continue reading