5 Strategi Jitu Dalam Melakukan Personal Branding Bisnis

Pada era ketika persaingan di beragam sektor kehidupan begitu ketat seperti sekarang ini, personal branding menjadi cara untuk membedakan diri dari orang lain. Sebagai penggiat bisnis, berusaha untuk terlihat unik sangatlah penting. Apalagi dengan kecepatan perkembangan teknologi saat ini, banyak bisnis baru yang bermunculan sehingga pasar menjadi sangat tersaturasi. Apakah strategi personal branding yang dapat Anda lakukan untuk membuat bisnis semakin berkembang?

  1. Memahami nilai bisnis

Memahami nilai bisnis merupakan hal yang harus dilakukan sebelum meluncurkan bisnis Anda ke pasar. Terdapat beberapa elemen pokok yang harus diatur oleh pebisnis agar personal branding yang dilakukan bisa efektif. Anda perlu menetapkan visi, misi, pesan inti, hingga karakteristik apa yang ingin ditonjolkan dari brand. Banyak pengusaha yang tidak mengindahkan elemen-elemen tersebut karena dianggap formalitas saja. Padahal, dampaknya bagi operasionalisasi bisnis ke depannya sangat besar.

Sebagai contoh, bisnis Anda bergerak di bidang produksi busana sehari-hari untuk kalangan muda dan menjunjung tinggi nilai kepedulian terhadap lingkungan. Hal tersebut harus dituangkan dalam produk busana yang dipasarkan. Tidak hanya itu, elemen-elemen tersebut juga seharusnya terlihat dari logo maupun tag dari brand yang dipasarkan. Praktik bisnis yang dilakukan juga harus sesuai dengan visi, misi, dan karakteristik brand yang telah Anda tetapkan di awal. Elemen kunci yang dimaksudkan juga akan mengawal progres dari bisnis ke depannya.

Terdapat beberapa tips yang akan membantu Anda dalam merancang visi, misi, pesan inti, dan karakteristik brand.

  • Mempertanyakan apakah hal yang ingin dicapai oleh brand Anda.
  • Mengetahui bagaimanakah Anda menginginkan brand dikenal oleh masyarakat, terutama target pasar.
  • Mendalami pesan apakah yang ingin terus-menerus disampaikan oleh brand terhadap masyarakat atau target pasar.

Ketika elemen-elemen kunci terbentuk, maka Anda akan dengan lebih mudah memahami nilai bisnis. Pada operasionalisasinya, nilai ini akan sangat berkaitan dengan pricing. Ketika Anda sudah benar-benar menyelami hal-hal yang membuat brand berharga, maka penentuan harga produk atau jasa yang ditawarkan menjadi lebih mudah. Banyak pebisnis melakukan kesalahan dalam hal ini terutama dengan menerapkan harga lebih rendah daripada yang seharusnya.

  • Mendekatkan diri pada sasaran pasar yang dituju

Dalam melakukan personal branding, tahap kedua yang perlu dilakukan adalah mendekatkan diri pada sasaran pasar. Tentunya sebelum melakukan hal ini Anda perlu menentukan dulu siapa target pasar Anda. Penentuan ini tidak boleh dilakukan dengan asal karena dapat berakibat negatif pada bisnis ke depannya. Tahap pertama untuk melakukannya adalah memahami apa keuntungan yang ditawarkan oleh produk atau jasa Anda. Pemahaman tersebut akan membantu dalam melihat kelompok masyarakat apa yang akan paling membutuhkan produk atau jasa tersebut berdasarkan karakteristik demografis, aspirasi umum, dan tantangan mereka. Pebisnis disarankan untuk tidak membuat asumsi terkait dengan segmen pasar yang dituju tanpa data kuat.

Terdapat beberapa langkah umum yang dapat dilakukan untuk mendekatkan diri kepada sasaran pasar Anda.

  • Menghubungi influencer yang bergerak di bidang yang sama untuk membantu mempromosikan produk atau jasa Anda.
  • Melakukan kerja sama dengan brand lain, terutama yang sudah terlebih dahulu mapan.
  • Melakukan advertising yang secara spesifik menyasar target pasar.
  • Ikut serta dalam berbagai event yang terkait dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Memberikan penawaran yang menarik

Strategi berikutnya dalam membangun personal brand adalah memberikan penawaran yang akan menarik perhatian target pasar Anda. Tawaran menarik ini pun memiliki rumus tersendiri dan tidak bisa asal diterapkan. Banyak bisnis yang terjebak dalam memberikan penawaran yang tidak diminati oleh konsumen. Pada kasus lain, pemilik usaha menawarkan sesuatu yang sangat menarik (misal: potongan harga besar-besaran) akan tetapi promo tersebut tidak mampu berjalan dalam jangka panjang karena konsekuensi finansialnya tidak dipertimbangkan dengan baik.

Penawaran menarik merupakan ekuasi dari hal terbaik apa yang bisnis Anda bisa tawarkan dan hal yang paling diinginkan oleh calon konsumen. Kedua hal ini harus selaras apabila Anda ingin memberikan nilai lebih pada penawaran Anda. Ketika sebuah bisnis mampu memberikan produk atau jasa berkualitas dan sangat dibutuhkan konsumen, konsumen akan bersedia membayar lebih untuk produk yang ditawarkan tersebut.

Terdapat beberapa contoh tipe promosi yang akan menarik perhatian pelanggan. Contoh paling umum merupakan potongan harga untuk pembeli yang memesan barang dengan kuantitas besar. Biasanya produsen yang menyasar reseller akan menerapkan sistem promosi seperti ini. Contoh lainnya adalah penerapan packaging ramah lingkungan oleh beberapa vendor. Meskipun konsumen harus membayar lebih untuk setiap pembelian, mereka yang perhatian dengan kondisi lingkungan akan melakukannya dengan senang hati.

  • Optimalisasi platform digital

Saat ini pemilik usaha harus menyadari pentingnya penggunaan teknologi untuk menyukseskan usaha mereka. Tidak berhenti di situ saja, pengusaha juga harus memiliki kecakapan untuk mengoperasikan teknologi. Untuk memasarkan produk Anda, terdapat berbagai macam platform mulai dari media sosial hingga situs-situs e-commerce yang dapat dimanfaatkan. Jika memiliki dana lebih, pemilik usaha juga disarankan untuk membuat website sendiri agar personal branding dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Pada tahap ini hal yang penting untuk dilakukan adalah mengatur halaman website atau akun di platform media sosial dan e-commerce untuk lebih mencerminkan brand Anda. Penting untuk membuat logo, header, dan susunan layout yang menarik dan sejalan dengan keseluruhan tema bisnis. Apabila Anda memiliki kemampuan desain grafis yang baik, hal ini dapat dilakukan dengan mandiri. Jika tidak, sebaiknya Anda menyewa tenaga profesional untuk melakukan tugas tersebut. Investasi semacam ini akan berbuah manis meskipun mungkin awalnya Anda tidak terlalu memikirkan dampaknya.

Jika Anda menggunakan email maupun aplikasi pesan instan untuk berhubungan dengan pelanggan, desain yang baik juga harus diterapkan. Agar semua interaksi berbentuk standar, setiap bisnis disarankan untuk membuat template email atau pesan yang akan dikirimkan kepada pelanggan. Hal tersebut akan membuat bisnis Anda terlihat profesional. Akan lebih baik jika pesan atau email memiliki catatan kaki berupa kontak yang dapat dihubungi, halaman situs bisnis Anda, hingga tagline.

  • Meningkatkan visibilitas melalui konten

Visibilitas digital merupakan hal yang sangat penting dalam rangka membuat brand dikenal oleh orang banyak. Usaha keras Anda untuk melakukan pembentukan brand personal tidak akan ada maknanya jika tidak ada orang yang mengetahuinya. Saat ini, kemampuan Anda untuk memproduksi konten yang diminati orang merupakan cara agar brand semakin dikenal. Konten tersebut harus berkualitas dan dikeluarkan secara konsisten. Lebih penting lagi, konten yang Anda produksi harus sesuai dengan konsep brand.

Disarankan untuk memproduksi berbagai macam konten agar pengikut brand Anda tidak merasa jemu. Anda dapat mengunggah foto, film pendek, maupun infografis dengan kualitas bagus. Apabila produk Anda dipasarkan melalui website, maka Anda harus menyusun artikel penunjang yang akan menarik minat pembaca. Memasukkan kata kunci tertentu dalam konten Anda juga akan membuat lebih banyak orang mengakses konten tersebut.

Seperti Anda lihat, personal branding bukanlah sebuah hal yang mudah. Terdapat beberapa langkah yang harus Anda buat untuk memastikan brand Anda memiliki ciri khasnya sendiri. Hanya dengan begitu, Anda akan menjadi entitas unggul di pasar yang kompetitif.

Slide1

Slide1