Cara Melakukan Pemasaran AC secara Efektif dan Cerdas

AC atau Air Conditioner merupakan barang elektronik yang sudah tidak asing lagi. Khususnya di kota-kota besar dengan suhu udara yang panas, AC menjadi kebutuhan peralatan rumah tangga yang wajib dimiliki. Baik AC baru maupun bekas banyak dicari. Selain ingin memperoleh kualitas, harga yang miring atau lebih murah pun merupakan salah satunya.

Anda mungkin memiliki AC bekas di rumah dan ingin menggantinya dengan yang baru. Agar AC bekas tersebut tidak membuat sempit rumah dan menjadi manfaat dengan menjadi tambahan bagi pembelian AC yang baru. AC bekas tersebut harus dijual. Memang bukan hal yang mudah menjualnya, butuh memperhatikan beberapa detail agar orang tertarik dan mau membelinya.

Media pemasaran barang bekas pun sekarang sudah luas dengan adanya internet. Banyak situs yang memfasilitasi Anda yang memiliki barang bekas termasuk AC untuk menjualnya di sana. Pemilihan situs yang sudah populer dan dikenal memiliki kredibilitas serta keamanan kepada penjual dan pembelinya merupakan kewajiban bagi Anda sebagai pihak penjual. Memilih situs tersebut akan memudahkan juga kepada para pembeli dalam melakukan akses pencarian produknya.

Sebelum menaruh AC bekas dalam situs tersebut, tentu Anda harus mengetahui dulu kondisi AC bekas yang akan Anda jual. Apakah memiliki kerusakan atau masih bagus. Selain itu, ketahui juga tahun pemakaiannya. Semakin sedikit tahun pemakaiannya dengan kondisi yang masih bagus juga, maka harga yang akan Anda tawarkan pun akan lebih masuk akal bagi para calon pembeli tersebut.

Namun, jika ada kerusakan yang sekiranya masih bisa diperbaiki dengan harga yang tidak akan membobol kantong, dan masih masuk akal dengan harga serta keuntungan yang akan diperkirakan nanti. Maka, perbaikilah. Perbaikinya pun harus ke agen resmi bengkel dari brand AC tersebut. Gunakan garansi, apabila masih berlaku. Garansi ini juga yang akan berpengaruh kemudian pada penawaran harga nanti.

Setelah kondisi AC baik dan layak jual. Saatnya Anda mencari tahu harga AC dari merk yang akan Anda jual. Perbandingan harga bisa Anda lakukan dengan mencarinya di internet atau datang ke toko AC bekas langsung. Lihat, apakah AC bekas yang akan dijual sama spesifikasinya dengan yang akan Anda jual atau tidak. Selain itu, kisaran harga yang nantinya akan Anda ambil juga harus harga ada perbandingannya dengan harga AC baru.

Perbandingan harga serta kisaran yang diketahui ini akan menjadi bagian dari penjelasan Anda kepada calon pembeli saat terjadi proses tawar menawar khususnya calon pembeli yang Anda temui langsung, bukan secara online. Kenali spesifikasinya serta keunggulan yang ditawarkan brand tersebut. Jadi, Anda bisa menjelaskan nanti kenapa harga AC bekas dari brand ini bisa mahal. Demikian juga untuk garansi yang masih berlaku.

Penentuan harga selesai, Anda kemudian ambil foto dari AC tersebut dan taruh di situs tempat jual beli online beserta spesifikasi, harga, dan nomor kontak Anda. Bisa juga pemasaran secara online ini Anda lakukan di media sosial seperti facebook, twitter, atau instagram.

Selain AC bekas yang masih bagus, Anda juga bisa menambahkan penawaran lain yang menguntungkan bagi konsumen agar menarik perhatiannya untuk membeli. Misalnya, Anda menawarkan pengataran gratis untuk pembeli yang masih ada dalam satu kota, atau bisa juga, dengan menawarkan pemasangan untuk pembeli yang ada dalam satu kota tersebut. Pelayanan ini juga akan membangun kepercayaan bahwa apa yang Anda jual benar-benar nyata.

Slide1

Slide1