Desain Pekerjaan yang Memotivasi Pekerja

Dulu, teknik efisiensi Frederick W. Taylor (dengan membagi-bagi pekerjaan menjadi langkah-langkah kecil yang diulang-ulang) dianggap cara terbaik untuk mendesain pekerjaan manufaktur. Sekarang, fragmentasi pekerjaan semacam itu menyebabkan suasana monoton yang mengurangi motivasi kerja. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus mengenai motivasi dan leadership, silakan KLIK DISINI ).

Meningkatkan motivasi dengan menaikkan gaji, member! jaminan pensiun, dan mempersingkat jam kerja, misalnyar kuĀ¬rang mampu menyingkirkan biang ketidakpuasan. Imbalan-imbalan itu tidak cukup memotivasi pekerja ke arah prestasi tertjnggi. Motivasi kerja harus timbul dari dalam dan dari pekerjaan sendiri. Karena itu desain pekerjaan perlu diusahakan agar menimbulkan motivasi dengan kriteria berikut. Continue reading »

Menumbuhkan Motivasi Kerja

Manajemen sumberdaya manusia merupakan potensi yang luar biasa hebat untuk meningkatkan hasil kerja. Konsep “motivasi” penting peranannya. Seorang pekerja pabrik baja menulis di majalah Industry Week, Januari 1974, begini : “Ada tiga kunci penting untuk mendorong kemajuan para pekerja, yaitu: perhatian, umpan balik yang terus-menerus, dan perasaan saling membutuhkan.” (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus mengenai motivasi dan leadership, silakan KLIK DISINI ).

Dengan perhatian pada para pekerja, manajer dapat mengurangi ketegangan, meningkatkan kepercayaan, dan memperbaiki sikap serta semangat kerja. Dengan umpan balik yang terus-menerus manajer dapat mengetahui posisi perusahaannya dalam persaingan dengan pihak lain, citranya atau jasanya di pasar. Kesemuanya mempengaruhi kehidupan kerja karena kaitannya dengan produksi barang atau jasa menentukan sekali. Continue reading »

Gaya Manajemen Otoriter dan Semangat Kerja Karyawan

Ada anggapan bahwa kemerosotan produktivitas terjadi karena struktur manajemen yang terlalu otokratis. Seorang profesor menyebut struktur yang demikian sebagai penyakit “encok organisasi”. Artikel berikut ini menunjukkan bahwa penyakit encok itu timbul karena tidak adanya fleksibilitas dan komunikasi dalam perusahaan.

Walaupun ada mat (yang tidak penuh) di kalangan bisnis untuk membuka kesempatan pada karyawan dan eksekutif junior untuk mempertanyakan kebenaran prosedur dan praktek-praktek perusahaan yang ada sekarang ini, atau untuk mengusulkan pembaharuan yang radikal yang mungkin dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan, ahli-ahli manajemen sependapat bahwa sebagian besar perusahaan umumnya tetap tidak mempunyai fleksibilitas dan bersikap otokratis serta menolak setiap perubahan dan “gagasan yang lebih baik”. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang management skills, leadership dan personal development, silakan KLIK DISINI ). Continue reading »