Budaya Kerja Keras

Budaya kerja keras dimiliki oleh organisasi penjualan yang hiperaktif: real estate, perusahaan komputer, distributor otomotif, usaha penjualan door to door, penjualan produk massal seperti McDonald atau Frito-Lay, produsen peralatan kantor seperti Xerox atau Pitney Bowes, dan sebagian besar toko eceran.

Para karyawan pada perusahaan ber-Budaya Kerja Keras umumnya bekerja dengan risiko yang kecil plus umpan balik yang cepat dan intensif. Selama karyawan melaksanakan kegiatannya terlepas dari apakah mereka berhasil memperoleh order pembelian atau tidak aktivitas bisnis akan terus jalan. Yang penting disini dituntut ketekunan karyawan untuk terus menjajakan dagangan atau datang kepada kon-sumen tanpa bosan. Continue reading

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!