Ciri dan Tanda Manajer yang Punya Leadership Skills Bagus

Sebuah organisasi mutlak merupakan tempat di mana orang-orang saling berinteraksi dan merupakan tempat di mana ada orang yang sangat menonjol dan mampu memimpin orang-orang untuk meraih tujuan tertentu.

Apa yang kita bicarakan di sini adalah keberadaan pemimpin yang sesungguhnya menjadi krusial. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki visi dan memiliki kemampuan untuk menerjemahkan visinya itu hingga tujuan-tujuan tertentu bisa dicapai.

Namun tentu saja, seorang pemimpin tidak cukup untuk dimaknai sampai di situ, ada hal-hal lain yang perlu dibicarakan terkait dengan pemimpin.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang LEADERSHIP dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

Tentu saja ada yang namanya model kepemimpinan yang harus dikembangkan dan biasanya model-model tertentu diciptakan dengan maksud supaya orang bisa tahu apa saja yang mesti diperhatikan oleh pemimpin.

Model kepemimpinan yang akan dijarbarkan di sini terkait dengan beberapa hal, yakni faktor internal dan juga faktor eksternal. Faktor eksternal berasal dari beberapa elemen contingency, yakni pertama adalah lingkungan yang terdiri dari grup kerja, sistem kewenangan formal, dan struktur kerja.

Topangan struktur eksternal atau lingkungan menjadi agak krusial. Tanpa lingkungan eksternal yang memadai, seorang pemimpin tidak akan mampu mengembangkan model-model kepemimpinan yang efektif.

Sementara itu, beberapa faktor internal seperti merasa mampu, pengalaman, dan kontrol merupakan sebuah faktor lain yang membantu pemimpin untuk melaksanakan ide-ide dan visinya dengan baik. Lalu, apa saja perilaku pemimpin yang mesti kita ketahui di sini?

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang LEADERSHIP dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

Ada banyak perilaku yang bisa dijabarkan di sini, meliputi:

1) Pemimpin bergaya direktif, atau cenderung otoriter
Gaya ini kurang efektif bila seorang pemimpin berhadapan dengan anggota tim yang memiliki pengalaman banyak dan masing-masing memiliki kompetisi tinggi.

Namun gaya ini efektif untuk diterapkan saat ada potensi konflik dalam sebuah tim, saat tim menghadapi tugas penuh ketidakpastian, dan saat pemimpin memiliki anak buah dengan mentalitas pasif.

2) Pemimpin bergaya sportif
Gaya kepemimpinan semacam ini jelas akan efektif bila anggota tim menjalankan serangkaian tugas yang memiliki struktur rapid an jelas. Dengan otoritas yang formal dan cenderung birokratik, gaya macam ini perlu diterapkan.

3) Pemimpin yang partisipatif
Gaya ini tampaknya akan menjadi efektif bila seorang pemimpin memiliki anngota yang memiliki inisiatif tinggi dan bermental proaktif.

4) Achievement oriented leaders (gaya yang berorientasi pada pencapaian tujuan)
Gaya semacam ini akan memberikan impak peningkatan rasa percaya diri anggota tim, terutama ketika mereka berhadapan dengan tugas yang tidak pasti.

Model-model kepemimpinan dengan berbagai macam gaya yang telah disebut di atas tentu saja bisa diterapkan sesuai dengan kondisi eksternal dan internal yang dihadapi.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang LEADERSHIP dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah kepekaan yang kuat dan juga pengenalan terhadap medan sebelum menerapkan gaya kepemimpinan tertentu. Jangan lupakan faktor eksternal dan internal.

Elemen-elemen dari Kepemimpinan dengan Performa Tinggi
Pernahkah anda berhadapan dengan pemimpin yang berwibawa, yang membentu anda untuk berkembang, dan berprestasi karena telah mampu mencapai banyak tujuan-tujuan organisasi yang dirancang sebelumnya? Jika ya, maka anda adalah orang yang beruntung.

Tidak semua orang mampu mendapatkan anugerah seperti itu.

Kepemimpinan bukan hanya soal memerintah seseorang, juga bukan soal apakah seorang pemimpin memiliki pengetahuan yang luas atau tidak. Kepemimpinan adalah juga soal bagaimana seorang pemimpin mengelola tugas dengan baik, dan pada saat bersamaan, ini adalah juga soal bagaimana mengelola konflik dengan baik.

Tanpa performa yang baik, seorang pemimpin takkan mampu mengelola hubungan-hubungan di antara orang-orang yang menjadi bawahannya, dan ia juga takkan mampu meraih tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Tentu saja organisasi membutuhkan orang yang mampu mengelola tugas dan performa tim dengan baik. Itulah yang diharapkan dari seorang pemimpin.

Beberapa orang mengatakan bahwa kepemimpinan adalah sifat yang berasal dari bakat.

Mungkin benar, namun pendapat itu lalai untuk menerjemahkan kapasitas seorang pemimpin. Pemimpin yang berbakat haruslah seorang yang mampu menguasai elemen-elemen kepemimpinan, dan mampu mengorganisasikan talentanya secara konseptual.

Tentu saja ini adalah soal yang sangat abstrak, namun bagaimanapun menjadi penting untuk mengetahui elemen-elemen kepemimpinan.

Karena dengan cara demikian seorang pemimpin atau calon pemimpin bisa memilih elemen mana yang perlu diterapkan, dan mana yang tidak cocok untuk kepentingan organisasi secara keseluruhan.

Lalu, apa saja elemen yang perlu diketahui oleh para pemimpin? Setidaknya hal ini bisa dirinci ke dalam beberapa poin, termasuk:

1) Pemimpin sebagai team builder (leader sebagai team builder)
Artinya jelas bahwa pemimpin merupakan orang yang bekerja dan bertindak efektif, dan cekatan.

Ia harus mampu memilih orang-orang yang tepat untuk membantunya mencapai tujuan yang diinginkan.

2) Pemimpin sebagai pembentuk visi (leader sebagai vision creator)

Visi adalah penting. Tanpa visi, sebuah organisasi gampang oleng dan tidak stabil. Oleh karena itu, seorang pemimpin harus memiliki elemen di mana ia mampu membentuk sebuah visi stabil untuk diterapkan ke sasaran-sasaran yang ingin dicapai.

3) Pemimpin sebagai pembagi tugas (Leader sebagai Tasks Allocator)
Visi harus diterjemahkan ke dalam tugas. Di titik ini, tim yang telah dibentuk oleh sang pemimpin memiliki tugas tertentu yang bisa dibagi ke beberapa orang. Fungsi pemimpin adalah menentukan siapa yang pantas dan memiliki kemampuan untuk mengerjakan tugas di depan mata.

4) Pemimpin sebagai motor perkembangan (Leader sebagai People Developer)
Seorang pemimpin tidak hanya harus memiliki visi, melainkan juga memiliki kecakapan untuk membantu anggota tim untuk berkembang. Ia juga harus memberikan kesempatan-kesempatan bagi anggota timnya.

5) Pemimpin sebagai sumber motivasi (Leader sebagai motivation simulator)
Pemimpin harus memiliki kemampuan untuk memotivasi anak buahnya, menyemangati mereka ketika berhadapan dengan tugas-tugas tertentu.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang LEADERSHIP dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!