Strategi Pengelolaan Karyawan Outsourcing

Status pekerja outsourcing atau alih daya mulai dipertimbangkan lebih serius oleh banyak perusahaan. Outsourcing berarti mengalihkan tanggung jawab, keputusan, alihan kerja kepada orang lain. Atau lebih mudahnya adalah pengalihan posisi dari suatu perusahaan untuk dikelola oleh perusahaan lain melalui perjanjian penyediaan jasa atau pemborongan pekerjaan.

Kelebihan dari outsourcing adalah lebih cepat, lebih murah, dan sifatnya yang sementara. Banyak perusahaan lebih memilih status pekerja atau pegawai outsourcing dari pada pegawai tetap.

Dulunya status pegawai atau karyawan outsourcing hanya digunakan untuk posisi tertentu yang biasanya posisi biasa seperti tenaga kurir, office boy, dan security.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang Manajemen SDM, Strategi Pengembangan SDM dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

Akan tetapi karena satu dan lain hal, kini posisi back office seperti staf akuntan, staf payroll, hingga staff sekertaris juga diganti ke sebagai posisi outsourcing atau kontrak. Pertimbangan utama dari posisi karyawan outsourcing adalah untuk menghemat biaya.

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.

Namun tidak semua posisi outsourcing menguntungkan untuk perusahaan anda. Posisi karyawan tetap atau outsourcing masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Pastikan anda memahami resiko dan pengaruh dari outsourcing untuk masa depan dari perusahaan anda.

Keputusan untuk mengambil outsourcing bukanlah keputusan penting karena efeknya dapat bersifat permanen atau dalam jangka panjang untuk perusahaan anda.

Sebelum anda memutuskan pastikan anda menganalisa setiap kemungkinan dari outsourcing dengan hati0hati baik dari segi keuntungan, kerugian, kemungkinan resiko yang akan dihadapi oleh perusahaan anda. Keputusan outsourcing harusnya berdampak positif dan dalam jangka panjang untuk kepentingan keuangan dan juga kualitas kinerja perusahaan anda.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang Manajemen SDM, Strategi Pengembangan SDM dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

Untuk penghematan biaya, anda dapat melakukan pengalihan fixed cost menuju variable cost dan mengalihkan beban pembiayaan terkait karyawan dari perusahaan ke vendor dari penyedia jasa outsourcing.

Untuk melihat seberapa besar anda menghemat dari memilih outsourcing, sebaiknya anda membuat perbandingan dari assessment keuangan. Untuk penghitungan kasar antara karyawan tetap dan outsourcing, memang terlihat lebih mahal outsourcing yaitu dengan perbandingan biaya upah, fee, dan PPN.

Memang upah untuk karyawan tetap dari perusahaan atau in-house tidap mendapat fee atau PPN, namun perhatikan beberapa komponen wajib yang harus disediakan oleh perusahaan kepada karyawan tetap. Seperti yang anda tahu bahwa outsourcing adalah pengalihan tanggung jawab untuk masalah perekrutan karyawan, namun ada juga beberapa komponen lain sehubungan dari pengalihan SDM kepada vendor outsourcing. Berikut adalah beberapa komponen biaya yang harus diperhitungkan.

Komponen pertama adalah biaya dari staff perusahaan. Dengan proses outsourcing, ada beberapa biaya yang dapat dikurangi sehubungan dengan pengalihan daya Sumber daya manusia. yang pertama adalah upah karyawan.

Gaji pokok, bonus, dan upah lembur serta tunjangan karyawan dapat dikurangi sehubungan di alihkan ke tanggung jawab vendor.

Selain itu untuk karyawan outsourcing, biasanya tidak mendapat asuransi kesehatan, pesangon, dan juga pinjaman karyawan. Selain itu outsourcing bisa lebih menghemat biaya perusahaan karena tidak ada tunjangan pajak dari penghasilan.

Bagaimana Saya Menghasilkan 40 Juta Per Bulan dari Internet. My Real Story. Pelajari ilmunya DISINI.

Pegawai outsourcing juga harus menyediakan peralatan kerja sendiri seperti perlengkapan keamanan, sepatu, ID card, bahkan seragam. Dan yang paling penting adalah anggaran untuk seminar, pelatihan, dan biaya rekruitmen dapat dikurangi.

Kemudian juga tidak semua posisi di perusahaan dapat dijadikan outsourcing. Beberapa posisi penting seperti manajer dan supervisor sebaiknya tidak dialihkan karena posisi tersebut membutuhkan komitmen tinggi untuk mengawasi pekerjaan dan juga pegawai yang berpengalaman lama di perusahaan. Namun jika fungsi posisi bisnis diluar kompetisi utama dari perusahaan dapat dijadikan sebagai kandidat outsourcing.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi dan materi training yang bagus tentang Manajemen SDM, Strategi Pengembangan SDM dan Manajemen Bisnis, silakan KLIK DISINI.

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!