Tips Mendapatkan Pekerjaan dengan Mudah

Tentu anda sudah paham bahwa sebuah perusahaan pada hakikatnya adalah tentang sistem yang mengikat sejumlah orang dengan kompetensi tertentu yang diberdayakan demi mencapai target yang telah dirancang sebelumnya.

Pada sebuah perusahaan, terdapat ikatan-ikatan antar manusia yang diatur oleh sistem. Sistem inilah yang disebut manajemen sumber daya manusia. Dalam sistem yang sama pula orang bisa menemukan sejumlah elemen-elemen yang diatur olehnya, termasuk dalam hal ini: perekrutan dan seleksi.

Artikel ini tidak akan berbicara mengenai hal-hal internal tentang bagaimana manajemen sumber daya manusia menerapkan kriteria tertentu tentang orang yang akan mereka rekrut dan seleksi.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang manajemen bisnis, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

Lebih dari itu, artikel ini akan banyak berbicara tentang bagaimana calon pekerja memahami dirinya, dan kemudian mempromosikan potensi-potensi individual. Ini penting untuk dipahami supaya calon pekerja bisa menarik hati perekrut dan mendapatkan pekerjaan yang ia inginkan dalam waktu singkat.

Tentu ada banyak ukuran penilaian yang digunakan oleh perusahaan dalam rangka perekrutan dan seleksi karyawan.

Dan masing-masing ukuran sangat tergantung dari sistem yang diterapkan oleh perusahaan. Karena itu pada dasarnya sulit untuk membicarakan tentang ukuran, karena pasti tiap-tiap perusahaan yang anda tuju memiliki sistemnya sendiri. Akan tetapi bukan berarti kita tidak berbicara hal-hal yang umum tentang perekrutan.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Nah, beberapa poin yang akan dibicarakan di bawah ini mungkin bisa membantu anda mendapatkan gambaran tentang hal-hal yang patut anda pikirkan ketika melamar pekerjaan di sebuah perusahaan.

Apa Saja Yang Berpotensi Untuk Disukai
Melamar pekerjaan tentu tidak hanya berkaitan dengan Indeks Prestasi Kumulatif pribadi, melainkan juga hal-hal lain yang berkaitan dengan personalitas anda sebagai seorang individu. Hal pertama yang akan dinilai oleh seorang perekrut tenaga kerja adalah: sikap.

Beberapa survey, seperti yang diadakan oleh CareerBuilder, menyebutkan bahwa sekitar 71 % perekrut (manajer SDM) lebih menyukai sikap individual dan kecerdasan emosional calon pekerja ketimbang indeks prestasi yang telah dihasilkannya.

Mengapa demikian? menurut survey tersebut, sebagian manajer SDM cenderung menempatkan orang-orang dengan kecerdasan emosi sebagai prioritas, karena mereka dianggap mampu bekerja dengan baik dalam sistem dan sanggup menyelesaikan tugas di bawah tekanan.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang manajemen bisnis, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

Tentu saja lebih mudah untuk mengatakan bahwa “kecerdasan emosional jauh lebih penting”. Namun pada intinya kita perlu mengkonkritkan ujaran itu supaya orang bisa mengenali cara meningkatkan kecerdasan tersebut.

Beruntung bagi anda, artikel ini menyediakan sejumlah tips untuk meningkatkan kecerdasan emosional. Berikut di antaranya:

• Mengontrol emosi anda. Sudah sewajarnya sebuah wawancara akan penuh dengan tekanan emosional yang diberikan oleh perekrut. Karenanya penting bagi anda untuk terus menjaga kestabilan emosi dengan tidak menunjukkan sikap tidak pantas.Mengontrol emosi ketika tekanan datang cukup mudah, caranya dengan menarik nafas panjang dan menghitung angka sampai 10, dan tetaplah tenang.

• Kenalilah kelemahan diri anda. Mengenali kelemahan diri akan jauh lebih baik dibandingkan tidak tahu apa-apa. Karenanya anda bisa menulis 3 kelemahan dari lima jenis yang anda miliki, lalu carilah cara untuk mengatasi ketiganya.

• Kemampuan mendengarkan lawan bicara juga penting supaya orang bisa membangun relasi yang lebih kuat dan mengurangi konflik akibat nir komunikasi. Ada dua cara untuk meningkatkan kemampuan mendengar: pertama, dengarkan lawan bicara dan jangan memotong pembicaraan; kedua, dengarkan lawan bicara dan pahamilah emosinya – sesuaikan tindakan anda dengan emosi lawan bicara.

Beberapa tips di atas mungkin membantu anda memberikan impresi kepada lawan bicara anda, dalam hal ini, perekrut yang bertugas menangani seleksi karyawan di sebuah perusahaan.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang manajemen bisnis, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!