Brand Management dalam Ilmu Manajemen Pemasaran

Apabila membahas tentang Brand Management maka setiap inisiatif baru berbeda dalam hal sumber daya dan pelaksanaan, namun memiliki tujuan akhir yang sama: membangun merek yang unik dan menguntungkan.

Pemasar sering teralihkan oleh tugas sehari-hari seperti mengirim e-mail, memperbarui halaman media sosial dan menanggapi produk terkait pertanyaan. To-do list mereka biasanya panjang dan kadang-kadang cenderung kurang memperhatikan hasil akhir.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

Berikut ini adalah lima prinsip Brand Management yang memaksa saya untuk berpikir tentang hasil akhir dari setiap inisiatif Pemasaran. Saya menerapkannya pada setiap proyek untuk memastikan aku bekerja ke arah apa yang benar-benar penting ketika datang untuk membangun merek yang kuat.

Aspek penting pertama dalam Brand Management adalah fokus pada apa yang penting
Setiap keputusan Pemasaran penting harus dimulai dengan pertanyaan penting: Apakah inisiatif baru ini sejalan dengan apa perusahaan terkenal?

Sebuah merek yang ingin menjadi terlalu banyak hal akhirnya menjadi apa-apa, dan memberikan pesaing khusus kesempatan untuk mengklaim sepotong pasar. Merek lebih fokus adalah semakin rusak melalui disorientasi. Kekurangan fokus dalam Brand Management menyebabkan kegagalan merek.

Aspek kedua dalam Brand Management adalam membedakan merek snda dari yang sudah ada. Satu pertanyaan penting yang perlu anda tanyakan pada diri anda di awal setiap proyek adalah: apakah proyek ini akan memberikan kontribusi untuk strategi diferensiasi merek saya?

Atau Apakah saya hanya mengikuti kompetisi? Sebuah merek yang kuat berdiri untuk sesuatu yang unik di benak konsumen. Alasannya sederhana: persaingan ketat dan banyaknya pilihan konsumen miliki saat ini. Jika tidak dapat memberikan target pasar Anda dengan alasan untuk membeli kemudian satunya pilihan Anda adalah untuk bersaing pada harga.

Pasar untuk kendaraan hibrida memberikan contoh yang baik dari strategi diferensiasi dalam Brand Management yang sukses. Pemimpin diperdebatkan di segmen ini Toyota Prius, dengan penjualan AS lebih dari 18.000 unit pada Maret 2011, menurut http://www.hybridcars.com.

Jumlah dua merek, Honda Insight, jauh di belakang dengan hanya 2700 unit yang terjual.

Alasan untuk keberhasilan mereka jelas menurut saya: sementara pesaing mereka mengambil yang ada model hibrida non dan menambahkan kata “Hybrid” setelah nama, Toyota menerapkan strategi diferensiasi lengkap: berdiri sendiri nama (Prius) dan desain yang terlihat berbeda dengan non-hibrida model. Akibatnya, “Prius” adalah sinonim untuk “mobil hybrid”.

Konsisten adalah aspek ketiga Brand Management yang sukses. Salah satu wajah Pemasar tantangan terbesar adalah komunikasi lingkungan yang ramai, yaitu “pesan inti” menjadi sulit tersampaikan dalam komunikasi.

Pesan yang membedakan sama harus diulang lagi dan dalam rangka untuk itu harus dipahami. Konsistensi berarti memiliki pesan inti sederhana dan jelas dan menggunakan strategi komunikasi yang cerdas untuk memperkuatnya lagi dan lagi.

Aspek Brand Management keempat yang sukses adalah dengan menyederhanakan komunikasi Anda Rentang perhatian konsumen menyusut, yang membuat pekerjaan tersebut Manajer Merek menantang. Merek memiliki sekitar 10 detik untuk membuat kesan pertama yang baik. Itu sebabnya KISS (keep it simple and stupid) adalah prinsip sangat efektif dan direkomendasikan.

Menyederhanakan komunikasi berarti berfokus pada penting dan meninggalkan sisanya keluar. Dalam hal produk, kesederhanaan mungkin berarti “mudah digunakan”. Dalam Komunikasi Pemasaran artinya menggunakan bahasa sederhana dan sampai ke titik dengan cepat. Kurang lebih. Sederhana adalah lebih baik.

Selain itu mengembangkan materi pemasaran visual menarik juga penting. Estetika memainkan peran penting dalam keputusan pembelian, meskipun banyak orang tidak suka mengakuinya.

Produk kemasan dan bahan pemasaran yang “terlihat baik” dapat membuat perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan. Dalam Brand Management anda perlu menggunakan daya tarik visual sebagai titik diferensiasi, dalam kategori mana pesaing utama tidak memperhatikan bagaimana merek menampilkan dirinya kepada dunia.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

7 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. JANGAN DI-KLIK, jika Anda sudah Merasa Sukses.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!