Jenis, Tugas dan Status Pegawai Outsourcing

Apa itu pegawai outsourcing? Secara umum, pegawai outsourcing terdiri dari dua jenis yakni akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Pegawai outsourcing borongan. Karyawan atau pegawai outsourcing borongan merupakan pegawai yang bekerja pada sebuah perusahaan, misalnya saja perusahaan A, namun sebenarnya ia bukan lah pegawai dari perusahaan A tersebut melainkan ia adalah pegawai dari perusahaan lain misalnya B, yang menjadi supplier pegawai oleh sebuah perusahaan yang menjadi pengguna jasanya yakni perusahaan A, untuk mengerjakan sebuah pekerjaan khusus tertentu dan dalam waktu tertentu.

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

Status pegawai tersebut di bawah naungan perusahaan B merupakan pegawai kontrak yang telah dikontrak dalam jangka waktu tertentu. Perusahaan B tersebut bisa dikatakan sebagai broker karyawan.

2. Pegawai outsourcing perorangan

Pegawai outsourcing perorangan merupakan pegawai yang bekerja pada sebuah perusahaan misalnya perusahaan A, dimana sebenarnya yang bersangkutan bukanlah pegawai tetap dari perusahaan tersebut (perusahaan A), akan tetapi pegawai tersebut dikontrak oleh perusahaan itu (perusahaan A), untuk diminta mengerjakan suatu pekerjaan khusus dalam tenggang waktu tertentu, misalnya untuk kepentingan suatu project.

Perbedaan mendasar antara yang bersifat borongan atau perorangan yakni terletak pada broker atau perusahaan B tadi. Untuk pegawai outsourching perorangan, pegawai langsung berhubungan dengan perusahaan A tanpa harus melalui perusahaan B seperti pada Pegawai outsourcing borongan di atas.

Di balik untung ruginya menjadi pegawai outsourcing, ternyata terdapat beberapa keuntungan yang bisa Anda rasakan saat menjadi pegawai outsourcing tersebut.

Terutama untuk yang sifatnya perorangan, menjadi pegawai outsourcing justru mampu memberi ruang kebebasan berekspresi yang lebih pada yang bersangkutan. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan menjadi pegawai outsourcing tersebut:

Jika Anda ingin mendapatkan materi presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan personal development, silakan KLIK DISINI.

1. Lebih mampu mengekspresikan bakat pada spesialis kerja tertentu
Menjadi pegawai outsourcing memberi peluang bagi Anda yang ingin lebih serius mendalami skill tertentu. Terutama untuk para pegawai outsourcing perorangan yang dikontrak oleh sebuah perusahaan untuk menyelesaikan sebuah proyek tertentu.

Dengan semakin mendalami sebuah spesialis tertentu, maka bakat akan semakin terasah, terlebih lagi status kerja dalam masa kontrak akan menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk mampu bekerja secara lebih maksimal.

2. Menjadi pegawai outsourcing memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan diri
Berbeda dengan menjadi sebuah karyawan tetap sebuah perusahaan yang mengalami masa-masa kenaikan karir dan jabatan, menjadi pegawai outsourcing akan lebih memberikan ruang kebebasan bagi pelakunya untuk mampu mengembangkan diri seca