Tahapan dalam Menyusun Perencanaan SDM Cara Melakukan Diagnosa Efektivitas Organisasi

Strategis Bisnis dan Perencanaan SDM

Skema dan tahapan dalam proses perencanaan SDM dimulai dari arah strategi perusahaan. Arah strategi perusahaan akan memberikan acuan mengenai profil dan kebutuhan pegawai yang perlu dipenuhi. Jika strateginya adalah berfokus pada pertumbuhan dan ekspansi, maka proses rekrutmen harus segera dilakukan.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Dengan demikian, diharapkan akan muncul adanya koneksi antara strategi bisnis di masa depan dengan strategi pengembangan manajemen SDM yang akan dijalankan. Dengan kata lain, strategi dan program perencanaan SDM hanya akan memiliki makna jika ia selalu diintegrasikan dengan kebutuhan strategis perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis yang makin berat – baik dari sisi ekonomi makro maupun persaingan antar perusahaan.

Dalam proses ini, kebijakan dan roadmap strategi perusahaan akan menjadi sumber masukan bagi para pengelola SDM dalam meracik rangkaian program perencanaan SDM yang akan dijalankan.

Selanjutnya, kita juga mesti melihat informasi dari analisis jabatan yang akan memberikan gambaran tentang kualifikasi SDM yang dibutuhkan. Pada sisi lain, analisa jabatan/pekerjaan juga akan dapat memberikan sejumlah informasi berguna, yakni:

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Informasi analisis pekerjaan memberikan gambaran tentang tantangan yang bersumber dari lingkungan yang mempengaruhi pekerjaan para pekerja dalam organisasi. Melalui analisa jabatan/pekerjaan akan dapat didapatkan informasi mengenai jenis tantangan spesifik apa yang perlu direspon; misalkan dengan makin kompleksnya hubungan eksternal akibat adanya otonomi daerah – apa implikasi hal ini terhadap ketermapilan yang perlu dikuasai oleh para pegawai.

Analisis pekerjaan juga mampu menemukan unsur-unsur pekerjaan yang mendorong atau menghambat mutu kekaryaan para anggota organisasi. Melalui analisa jabatan atau pekerjaan akan dapat diperoleh informasi bagaimana segenap elemen pekerjaan – baik dari sisi desain pekerjaan, jenis koordinasi, dan lingkungan fisik pekerjaan – dapat disusun supaya memberikan mutu kerja yang paling optimal.

Merencanakan ketenagakerjaan untuk masa depan. Melalui proses analisa jabatan juga akan dapat diperoleh informasi mengenai profil atau gambaran tenaga kerja yang dibutuhkan untuk masa mendatang; misalkan jika dikaitkan dengan perkembangan teknologi internet yang memungkinkan kolaborasi pekerja antara negera dengan sangat mudah.

Informasi analisis pekerjaan sangat penting pula arti dan peranannya dalam penempatan para pegawai agar benar-benar sesuai dengan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang dimilikinya. Telah lama dikenal dalam dunia manajemen prinsip pengelolaan sumber daya manusia yang mengatakan penempatan orang yang tepat melakukan pekerjaan yang cocok pada waktu yang tepat dengan memperoleh imbalan yang tepat pula.

Leave a Reply

Dapatkan secara gratis ebook - PANDUAN menjadi ENTREPRENEUR SUKSES DISINI.