Tahapan dalam Identifikasi Risiko dan Mitigasi Risiko

Identifikasi risiko dengan: What can happen, Where, When, Why dan How it can happen? Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi risiko yang akan dikelola. Identifikasi seharusnya termasuk apakah risiko tersebut dibawah kendali organisasi atau tidak.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Identifikasi risiko memuat daftar sumber risiko dan peristiwa yang berdampak pada pencapaian tiap sasaran. Dampak tersebut bisa menghambat, mengurangi, menunda atau meningkatkan pencapaian sasaran.

Adapun teknik identifikasi dapat berupa checklist, pengalaman, catatan, flow chart, brainstorming, analisis sistem dan teknik enjiniring.

Analisa risiko
Analisa risiko adalah berbicara tentang pengembangan dan pemahaman terhadap risiko. Analisa risiko dibuat dengan mempertimbangkan sumber risiko, akibat positif dan negatif, serta kemungkinan akibat itu terjadi.

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.

Faktor yang mempengaruhi akibat dan kemungkinan harus diidentifikasi. Risiko dianalisa dengan cara mengkombinasikan akibat dan kemungkinan. Pada sebagian besar keadan, pengendalian yang ada saat ini (existing control) perlu mendapatkan perhatian.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Evaluasi risiko
Maksud dari evaluasi risiko adalah untuk membuat keputusan berdasar pada hasil analisa risiko tentang perlunya perlakuan dan prioritas perlakuan terhadap risiko. Dalam beberapa keadaan evaluasi risiko dipakai untuk analisa yang lebih jauh.

Perlakuan terhadap risiko
Perlakuan terhadap risiko meliputi identifikasi opsi-opsi untuk memperlakukan risiko, menilai opsi tersebut, persiapan dan implementasi rencana perlakuannya.
Beberapa opsi tersebut antara lain:
• Menghindari risiko dengan tidak memulai atau melanjutkan aktivitas yang memungkinkan timbulnya risiko.
• Mengurangi kemungkinan terjadinya peristiwa.
• Mengurangi akibat.
• Memindahkan risiko ke pihak lain.
• Menahan risiko.

Setelah risiko dikurangi atau ditransfer, mungkin masih ada risiko sisa yang ditahan, maka harus ada perencanaan untuk mengelola akibat risiko tersebut.

Pemantauan dan Pengendalian perlakuan risiko
Diperlukan untuk memonitor keefektifan setiap langkah proses manajemen risiko. Memeriksa kembali proses yang sedang berjalan sangat penting untuk menjamin rencana manajemen tetap relevan.

Komunikasi dan Konsultasi
Komunikasi dan konsultasi merupakan hal penting pada setiap langkah proses manajemen risiko yang melibatkan stakeholder dan pengambil keputusan. Stakeholder mungkin berpendapat tentang risiko yang berdasar pada persepsi mereka dan bervariasi karena perbedaan dalam nilai, kebutuhan, asumsi, konsep dan kepedulian terhadap risiko atau masalah-masalah pokok.

Selama persepsi stakeholder bisa berdampak signifikan dalam pembuatan keputusan, maka risiko tersebut harus diidentifikasi dan dicatat untuk proses pembuatan keputusan.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Bagaimana Saya Menghasilkan 40 Juta Per Bulan dari Internet. My Real Story. Pelajari ilmunya DISINI.

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!