Kiat untuk Merekrut Sales People yang Bagus Cara Memberikan Umpan Balik dalam Performance Appraisal

Contoh Job Des dan Deskripsi Pekerjaan

Bagi anda yang bekerja dalam perusahaan besar, deskripsi pekerjaan merupakan hal yang sudah lazim. Tidak perlu dibicarakan lagi bahwa deskripsi pekerjaan sangatlah penting. Deskripsi pekerjaan yang lengkap akan benar-benar membantu dalam memandu proses seleksi, pelatihan, pengajuan prestasi dan perencanaan kompensasi.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Tanpa deskripsi pekerjaan, bagaimana anda dapat membuat penilaian yang akurat dan adil bagi karyawan? Berdasarkan pada kriteria apa yang dapat anda gunakan untuk menilai karyawan, jika anda tidak memiliki deskripsi pekerjaan yang jelas?

Tetapi, masih ada perusahaan-perusahaan, terutama yang berskala kecil (dengan jumlah karyawan tidak lebih dari 50 orang), yang tidak membuat deskripsi pekerjaan untuk karyawan dengan berbagai alasan.

Tidak mudah untuk membuat deskripsi pekerjaan yang baik, terutama untuk beberapa jenis pekerjaan yang diciptakan, yang hanya ada pada perusahaan tertentu saja. Atau karena jumlah karyawan yang sedikit, maka karyawan diharuskan memegang berbagai tanggung jawab yang berbeda. Karena beberapa alasan, maka perusahaan tidak akan membuat deskripsi pekerjaan untuk posisi-posisi yang ada dalam perusahaan.

Memang, bagi staf HR membuat deskripsi pekerjaan mungkin tidak sesulit yang anda bayangkan. Artikel ini mencoba membantu anda membuat deskripsi pekerjaan. Meskipun uraian posisi yang anda buat tidak seratus persen akurat untuk posisi yang ada dalam perusahaan anda, namun setidaknya anda dan karyawan anda memiliki pegangan yang jelas dalam melaksanakan pekerjaan dan membuat penilaian

Proses Analisis Pekerjaan
Dalam membuat deskripsi pekerjaan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah analisis pekerjaan. Merupakan proses menganalisa posisi/jabatan dan mengumpulkan informasi selengkap mungkin untuk membuat deskripsi pekerjaan.

Proses pengumpulan informasi biasanya melalui wawancara dengan karyawan-karyawan, mengamati karyawan dalam melakukan pekerjaan tertentu, meminta karyawan untuk mengisi kuisioner dan lembar kerja, dan mengumpulkan informasi mengenai posisi pekerjaan dari sumber-sumber tambahan (buku, internet)

Setelah semua informasi terkumpul, analis akan menuliskan hasilnya dan melakukan tinjauan dengan karyawan pemegang posisi/pekerjaan. Kemudian dokumen dipresentasikan kepada supervisor karyawan untuk tinjauan lebih lanjut (seringkali supervisorlah yang menjadi analis itu sendiri). Supervisor dapat menambahkan, menghapus, atau mengubah pertanggungjawaban, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan, serta karakteristik lainnya. Setelah mendapatkan persetujuan dari supervisor, maka dokumen akan diteruskan ke tingkat lebih tinggi untuk mendapatkan persetujuan akhir.

Setelah itu, maka perusahaan dapat menyiapkan sebuah dokumen deskripsi pekerjaan untuk posisi/pekerjaan yang ditandatangani secara resmi.

SUMBER : http://www.articlesbase.com/human-resources-articles/how-to-make-job-description-for-small-company-2430553.html

Leave a Reply

RP Bawah