Sekolah Bisnis dan Manajemen yang Bagus

Meskipun manajemen bisnis sangat berkembang, khususnya dalam segi teknologi dan teknis-ekonomis, nyatanya ia sangat konservatif dalam segi pemahaman terhadap masalah sosial-politik. Terhadap hal ini, seorang manajer cenderung bereaksi defensif atau bahkan reaksioner. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI. ).

Para manajer telah melemparkan citra orang bisnis yang pemahaman sosialnya terbatas; yang pemikiran sosial-politiknya tidak beranjak dari pemikiran liberalisme abad 19. Karena itu muncul tuntutan keras bagi para manajer untuk terus mempertajam pemahaman sosialnya secara kreatif, guna menanggapi perubahan-perubahan jaman yang amat cepat ini.

Pendidikan manajemen telah memberikan tekanan berlebihan pada prinsip utilitarianisme. Akibatnya para manajer tidak mau melirikkan pandangan pada segmen-segmen lain dalam masyarakat, sehingga pandangan dunianya amat terbatas. Harus diperhatikan bahwa asumsi-asumsi nilai yang mendasari filosofi bisnis itu mengalami perubahan selaras dengan perkembangan masyarakat.

Karena itu perlu diamati percepatan perubahan yang terjadi di dunia. Adalah seorang sosiolog dari Harvard bukan profesor dari Harvard Business School yang pertamakali menyatakan, Jepang adalah sebuah contoh bahwa kemajuan ekonomi diikuti oleh sofistifikasi manajerial. Untuk menghadapi perubah┬Čan yang dahsyat ini, maka kuncinya a