Mengambil Keputusan Bisnis secara Tepat Gaya Manajemen Partisipatif

Jenis-jenis Pengambilan Keputusan Bisnis

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Tidak satu pun gaya pengambilan keputusan “terbaik” dalam setiap pekerjaan atau situasi. Bagaimanapun, setiap gaya tersebut akan menghasilkan hal yang lebih baik jika ada keselarasan antara pekerjaan dengan individu. Pekerjaan-pekerjaan yang sangat terprogram yang membutuhkan kecepatan dan sikap yang konsisten terhadap prosedur, misalnya, akan lebih pas jika ditangani oleh individu dengan Decisive style.

Dalam pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan penyesuaian plus kecepatan dan kelihaian sebagai lawan dari konsistensi dan kehandalan individu dengan Flexible style akan lebih efektif. Dalam pekerjaan-pekerjaan yang rumit dan situasi berubah secara cepat, se¬perti riset pesawat udara, individu dengan Inte¬grative style akan lebih sukses menanganinya. Sementara itu, manajer proyek pendaratan di bulan, umpamanya, yang membutuhkan analisa data yang banyak untuk menghasilkan kesimpulan tunggal, biasanya akan lebih baik jika dia tergolong tipe Hierarchic style.

Poin terpenting yang perlu diperhatikan un¬tuk menghasilkan keputusan yang tepat adalah dengan mengetahui karakteristik situasi yang harus dianalisa, kebutuhan pekerjaan, dan gaya pengambilan keputusan. Untuk menghasilkan keselarasan antara individu dengan pekerjaan, prosedur berikut ini bisa membantu:

1). Tentukan kebutuhan pekerjaan :
a. Jumlah dan kerumitan data yang harus digunakan
b. Batas waktu
c. Fokus permasalahan
d. Besarnya tanggung jawab
e. Social complexity (tipe pengaruh yang diinginkan, tipe individu yang harus dipimpin, dan lain-lain)

2). Tentukan gaya dasar pengambilan keputusan:
a. Decisive
b. Flexible
c. Hierarchic
d. Integrative
3). Pilih kombinasi terbaik untuk menghasil¬kan keselarasan antara individu dan situasi.

Penentuan keselarasan yang pas tergantung pada telaah kebutuhan pekerjaan dan gaya pengambilan keputusan individu. Ini berarti bahwa analisa jabatan yang mendalam perlu dilakukan dengan menggunakan variabel-variabel di atas. Tidaklah cukup jika hanya mendasarkannya pada deskripsi pekerjaan tertulis saja, yang mung-kin tidak pernah mengacu pada variabel-variabel yang relevan. Mulai saat ini, gaya mengambil keputusan haruslah ditelaah secara akurat untuk menghasilkan keselarasan antara pekerjaan dan individu yang menjalankannya.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Sumber Majalah eksekutif edisi oktober 1989.

Leave a Reply

RP Bawah