Evaluasi Kinerja Karyawan

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI.

Membuat evaluasi tentang kinerja karyawan memang perlu. Tugas tersebut bukan tugas mudah bagi pihak manajemen; apalagi kalau evaluasi itu dilakukan terus-menerus maka kerumitan akan bertambah, dan bisa membingungkan. Evaluasi kinerja sebaiknya dilakukan setahun sekali. Yang dilakukan terus-menerus adalah manajemen kinerja. Dalam hal ini evaluasi dan manajemen merupakan dua hal yang harus dibedakan.

Evaluasi kinerja karyawan dilakukan untuk dua tujuan membantu karyawan mengerti kualitas kinerja mereka dan mengidentifikasi hal-hal apa yang perlu diperbaiki. Jelas, tujuannya menyangkut usaha mengubah perilaku karyawan. Selian itu juga memberi motivasi kepada karyawan supaya mau meningkatkan kinerja mereka. Ini juga berarti usaha mengubah perilaku yang bersangkutan.

Sekarang kaitkan tujuan-tujuan itu dengan apa yang kita ketahui mengenai usaha mengu¬bah perilaku manusia. Untuk bisa mengubah secara efektif perilaku seseorang, feedback atau pendapat tentang kinerja harus dilakukan segera setelah karyawan melakukan sesuatu yang ingin kita ubah itu. Memarahi anjing kecil tiga bulan setelah dia buang kotoran di karpet bukan saja tidak mungkin menghentikannya berbuat demikian, tetapi juga tidak mungkin membuatnya mengerti ataa mendapatkan motivasi.

Apakah ini berarti kita harus mengubah sistem pemberian evaluasi tahunan? Tentu tidak. Yang perlu diperhatikan, sistem pemberian evaluasi seperti yang dilakukan di negara-negara maju, yang mirip dengan rapor anak sekolah, ti¬dak mungkin dipakai sebagai feedback untuk mengubah perilaku karyawan. Yan