Analisa Persaingan Bisnis

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan pemasaran, silakan KLIK DISINI.

Kalau seorang manajer pemasaran ditanya siapa kompetitor utamanya, dia akan cepat-cepat menyebutkan sederetan nama yang memproduksi barang yang sama dengan yang diproduksinya. Misalnya, untuk industri PC (Personal Computer) dia akan menyebut nama IBM atau Apple.
Sebenarnya jawaban itu tidak benar. IBM dan Apple mungkin bisa disebut kompetitor besar, tetapi bukan yang paling hebat.

Bahkan boleh dikatakan mereka itu bukan kompetitor yang sebenarnya.
Kompetitor yang sebenarnya tidaklah tampak. Dia adalah cara kita berpikir dan melihat keadaan. Dan dialah yang menyebabkan banyak rencana pemasaran menjadi gagal. Sebuah perusahaan yang dapat menaklukkan dia, pasti sukses. Semua perusahaan menghadapi kompetitor semacam itu.

Perubahan adalah bahagian dari hidup kita. Kita membuang yang lama dan menciptakan yang baru. Di semua industri, “perubahan” merupakan kompetitor yang paling keras. Apa yang dapat dilakukan manajer pemasaran untuk mengatasinya? Ada dua hal.

Pertama, manajer pemasaran harus selalu meneliti kembali dan mempertanyakan asumsi-asumsinya. Mereka harus mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti: “Apa asumsi saya tentang pasar?” “Apa asumsi saya tentang kompetitor? “Kejadian-kejadian apa yang harus ada supaya asumsi itu benar?” “Dalam kondisi apa asumsi-asumsi itu tidak berlaku lagi?”

Kedua, manajer pemasaran harus selalu mendengarkan yang di bawah. Mereka harus dapat merasakan perubahan apa yang sedang terjadi. Mereka harus memonitor pasar, hidup di tengah-tengah pasar, bekerja di sana. Seringkali, perubahan-perubahan tidak tampak pada angka atau statistik; tetapi tahu-tahu sudah terlambat. Yang bergerak di bidang pemasaran harus mempunyai naluri kuat mengenai keadaan pasar. Me¬reka harus terjun dengan konsumen dan mendengarkan apa kata mereka. Mereka harus terjun dengan dealer dan mendengarkan apa kata me¬reka. Dan mereka harus benar-benar mende¬ngarkan. Ini satu-satunya cara untuk memantau terjadinya perubahan sebelum terlambat.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan pemasaran, silakan KLIK DISINI.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Kompetitor 2: Menolak Berubah
Kadang-kadang produsen tahu bahwa di pasar terjadi perubahan, tetapi dia tidak menanggapinya. Bagi perusahaan/produsen semacam itu, kompetitornya adalah “menolak berubah”.

Mengapa perusahaan menolak mengadakan perubahan? Seringkali yang salah adalah birokrasi. Mereka takut akan perubahan. Mereka su¬dah biasa dengan yang lama. Mereka melihat ke belakang, dan bukan ke depan. Sekalipun mere¬ka pindah ke perusahaan baru atau ke proyek ba¬ru, sejarah lama mereka bawa serta. Pengalaman di masa lampau memang bisa bermanfaat, tetapi bisa juga menimbulkan problem. Orang-orang pemasaran seringkali mengatakan hal-hal seperti ini: “Inilah yang kami lakukan di perusahaan yang dulu.” Sekali-sekali mereka seharusnya mengatakan, “Marilah kita bereksperimen dan mencoba sesuatu yang baru.”

“Menolak berubah” jarang menghantui perusahaan-perusahaan yang dipimpin entrepreneur-entrepreneur muda. Mereka ini senang mengadakan pembaharuan dan perubahan. Mereka selalu siap mengadakan eksperimen de¬ngan gagasan-gagasan baru dan teknologi baru.
Tetapi mereka pun, setelah perusahaan mere¬ka berkembang, kemudian menolak mengadakan perubahan. Mereka lebih memusatkan perhatian pada volume produksi yang tinggi.

Mereka invest dalam peralatan khusus yang mengharuskan mereka memproduksi barang-barang secara berulang-ulang dengan cara sama. Ini mem-buat mereka terikat pada produk-produk dan teknologi-teknologi tertentu. Mereka mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti: “Bagaimana caranya supaya pabrik ini tetap beroperasi?” “Bagaimana cara saya menjualnya dengan laju seperti sekarang ini tiap bulan?”

Pabrik kemudian menjadi fokus utama perusahaan. Perusahaan mulai cemas mengenai operasi produksi, dan bukan lagi tentang cara melayani pasar. Sebagai akibatnya, perusahaan tersebut berperilaku seperti perusahaan besar, dan tidak lagi seperti perusahaan baru yang memproduksi barang-barang baru yang inovatif. Dalam hal inovasi, perusahaan-perusahaan kecillah yang biasanya menjadi pelopor.

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan pemasaran, silakan KLIK DISINI.

Sumber : Majalah Eksekutif edisi Mei 1989

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!