Analisa Perilaku Pelanggan dan Konsumen

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan pemasaran, silakan KLIK DISINI.

Dewasa ini konsumen lebih banyak tahu tentang berbagai produk dibanding waktu-waktu sebelumnya. Mereka menelitinya. Mereka ingin tahu lebih banyak, tidak asal beli. Mereka skeptis dan kritis, dan lebih sering kecewa daripada puas. Para produsen terpaksa mendengarkan keinginan mereka.

Untuk bisa berhasil, produsen harus membuat fakta itu bermanfaat bagi mereka, bukan malahan menjadi penghalang. Produsen bukannya lalu melawan konsumen yang skeptis dan kritis, tetapi sebaliknya dia harus belajar dari sikap konsumen itu. Mereka harus berusaha memperoleh feedback dari konsumen, kemu-dian menyesuaikan produk dan strategi untuk memenuhi keinginan pasar.

Sejumlah produsen barang-barang konsumsi telah berhasil memanfaatkan sikap konsumen yang kecewa. Menurut Wall Street Journal, Per¬usahaan Procter & Gamble mendatangi 1,5 juta konsumen tiap tahun untuk menanyakan tentang produknya. Bagian Riset menanyai ratusan konsumen mengapa mereka kecewa dan tindakan-tindakan apa yang dapat dilakukan untuk menyempurnakan produknya. “Keluhan mungkin merupakan asset berharga untuk pemasaran. Produsen yang menanggapi keluhan konsumen akan memperoleh loyalitas dari konsumen.”

Pada waktu akah membeli barang, konsumen membuat pertimbangan yang prosesnya kadang-kadang rumit dan tidak rasional. Segala jenis per