Menghindari Pembajakan Karyawan dengan Pelatihan

Banyak perasahaan pernah dirugikan. Setelah mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk mendidik karyawannya, si karyawan malahan tergiur pindah ke perusaha-an lain. Tapi sebenarnya pelatihan bisa pula berperan untuk mengurangi kemungkinan pembajakan.

Tenaga kerja yang trampil, yang profesional, kini makin menjadi incaran. Mereka makin dipereb’utkan dan menjadi obyek pembajakan antar perusahaan. Keberhasilan pembajakan tenaga kerja atau manajer biasanya didukung oleh adanya ketidakpuasan dari si karyawan yang bersangkutan di perusahaannya semula.

Tidak jarang perusahaan yang telah berjerih-payah dan mengeluarkan biaya yang tidak kecil untuk melatih karyawannya akhirnya merasa sangat dirugikan. Pengorbanan yang diberikan menjadi sia-sia. Perusahaan merasakan akibat yang sangat menyakitkan karena karyawan yang telah dilatihnya begitu saja pindah ke perusahaan lain. Meskipun demikian, upaya mengadakan pelatihan (training) merupakan suatu yang tidak dapat dihindarkan.

Tanpa mengadakan pelatihan, keadaan bisa menjadi lebih buruk. Bila dilaksanakan dalam lingkup aktivitas manajemen yang baik, pelatihan bahkan berperan sebagai salah satu penangkal bagi kemungkinan terjadinya pembajakan. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentai yang bagus tentang management skill dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Kebutuhan Penting
Dalam seminar mengenai masalah pembajakan tenaga kerja yang lalu, ahli manajemen, H.S. Mulianto, menggarisbawahi pentingnya peranan pelatihan dalam mengurangi kemungkinan terjadinya pembajakan. “Karyawan mempunyai kemauan dan keinginan yang hendak dipenuhi melalui kerja yang dilakukannya. Hal-hal tersebut merupakan pendorong motivasinya, penimbul semangat kerjanya,” kata Mulianto. Jelas-nya, setiap karyawan menginginkan antara lain gaji yang cukup, jaminan kerja yang baik, kesempatan memanfaatkan potensi secara maksimal, dan pengembangan karir atau promosi.

Semua itu mungkin tercapai hanya kalau karyawan mampu terus meningkatkan prestasi ker¬janya. Dan untuk bisa berprestasi yang lebih baik, ia memerlukan pelatihan. Kebutuhan serta keinginan karyawan ini perlu memperoleh tanggapan dari perusahaan, karena kalau tidak, karyawan akan kecewa, frustasi, dan bisa berakibat ia keluar meninggalkan perusahaan. Tanggapan positif itu perlu mengingat adanya keinginan kuat tadi merupakan pula indikasi bahwa karya¬wan yang bersangkutan memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan.

Tentu saja, pelatihan bukan merupakan satu-satunya prioritas yang diinginkan karyawan. Pelatihan hanya merupakan salah satu kebutuhan mereka, karena itu pelatihan saja tidak cukup untuk menghindarkan dan mencegah pembajakan. Apalagi tentunya kalau pelatihan itu dilaksanakan tanpa terencana, tidak berdasarkan sasaran, dan tidak dirasakan manfaatnya oleh karyawan.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Perlu Terpadu
Keinginan yang besar untuk maju sering mendorong karyawan melakukan pengembangan diri secara mandiri (self development). Cara-nya bisa macam-macam, misalnya: mengikuti kursus tertulis; banyak membaca; atau akhir-akhir ini memasuki Universitas Terbuka. Semua itu dilakukan karyawan karena mereka percaya hanya dengan meningkatkan diri peluang untuk maju dapat mereka raih.

Karena itu, kalaupun perusahaan mengada¬kan kegiatan pelatihan, manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh karyawan. Pendidikan yang dilaksanakan mesti ikut menunjang cita-cita yang mereka inginkan. Dengan kata lain, pela¬tihan harus berkaitan dengan upaya pengem¬bangan karir karyawan, karena pada dasarnya setiap orang ingin maju, ingin berkembang, dan ingin meraih kedudukan tertinggi sejauh yang mungkin mereka capai. Dengan itu pula kepuasan kerja mereka terpenuhi.

Namun, kegiatan pelatihan yang memperha-tikan kepentingan karyawan tersebut tentu saja jangan sampai bertentangan dengan tujuan akhir perusahaan. Dan sasaran akhir sebuah organisasi perusahaan pada dasarnya tiada lain dari mencetak laba yang memadai. Ini pula perlunya program pelatihan suatu perusahaan harus dilakukan secara terpadu dan seirama dengan program-program perusahaan lainnya.

Keterpaduan itu perlu mengingat pelatihan mengandung pula unsur ketidakpastian yang besar akan hasil-hasilnya. “Upaya pelatihan ibarat orang menanam padi, belum tentu berhasil, karena berbagai faktoryang mempengaruhi seperti hama, iklim, irigasi, dan sebagainya,” kata Mulianto. Padahal, pelatihan tidak jarang melibatkan investasi yang sangat mahal. Biaya yang diperlukan tidak hanya dalam bentuk uang, tapi juga waktu dan energi.

Mengingat itu, pelatihan yang terpadu, menurut Mulianto, paling tidak harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
• Setiap pelatihan harus memiliki sasaran dan tujuan yang jelas, dan relevan serta sejalan dengan sasaran perusahaan.
• Kegiatan pelatihan pada tingkat organisasi yang berbeda maupun berlainan harus saling menunjang dan saling mengisi satu sama lain.
• Harus dirasakan manfaat hasilnya, baik oleh karyawan maupun perusahaan.
• Manfaat hasil itu antara lain dalam bentuk meningkatnya ketrampilan dan pengetahuan karyawan, mengubah atau memperbaiki sikap karyawan, meningkatkan produktivitas kerja, yang semua itu akhirnya ikut mening-katkan kesejahteraan karyawan dan menun¬jang kemajuan perusahaan.

“Pelatihan dan pengembangan karir bukan satu-satunya cara mencegah pembajakan, tapi memiliki peranan yang besar dalam upaya ini,” kata H.S. Mulianto. Dan yang jelas, pelatihan juga merupakan kunci dan cara yang diakui efektif untuk tujuan mencapai dan meningkatkan sasaran-sasaran perusahaan

(Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentai yang bagus tentang management skill dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Sumber : Majalah Eksekutif edisi Februari 1989.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!