Mengelola Karyawan yang Bermasalah

Banyak orang berbuat yang aneh-aneh, apakah di dalam pekerjaan atau di luar pekerjaan. Kadang-kadang akibatnya bisa serius. Adakalanya, sekalipun perbuatan itu bisa dinilai tidak profesional, tidak pada tempatnya, atau sekedar menjengkelkan, tetapi efeknya dalam jangka panjang hanya minimal. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentai yang bagus tentang management skill dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Namun banyak manajer yang tidak mampu menempatkan permasalahan dalam perspektif, dan memberikan reaksi dengan pertimbangan keanehannya, dan bukan keseriusan kesalahan. Tindakan disiplineryang diberlakukan seringkali terlalu keras dan menyalahi prosedur hukum. Jika pelanggaran-pelanggaran disiplin itu secara rutin ditanggapi dengan cara keras, mungkin akan timbul rasa tidak percaya atau curiga di seluruh organisasi.

Perbuatan eksentrik tidak mudah dinilai. Pedoman di bawah ini mungkin dapat dipakai se-bagai pegangan bagi para manajer sebelum ia mengambil suatu tindakan terhadap karyawan yang berbuat salah atau bersikap aneh:

1. Seberapa jauh, jika ada, perbuatan karyawan itu menimbulkan kerusakan pada peralatan atau produk, mengganggu kelancaran kerja, atau membahayakan keselamatan? Mengukur kesa¬lahan kecil, sedang, dan besar dengan uang merupakan salah satu cara untuk menilai berapa besar kesalahan yang dibuat oleh karyawan. Perlu diambil tindakan serius jika perbuatan itu membahayakan keselamatan jiwa atau raga orang lain.

2. Apakah perbuatan karyawan itu tidak patut mengingat latar belakang pendidikan, ketrampilan, dan tingkat keprofesionalannya? Umumnya kita mengharapkan sikap yang bijaksana, hati-hati, sopan, dan adil dari karyawan-karyawan pada tingkat pimpinan, mempunyai ketrampilan dan profesional. Tindakan-tindak-an kelompok karyawan yang tidak terdidik tidak bisa ditolerir jika dilakukan oleh karyawan-karyawan profesional.

3. Apakah perbuatan karyawan itu bisa diperbaiki? Pertimbangan ini penting, terutama sebe¬lum kita memecat karyawan: apakah karyawan itu mempunyai kemungkinan akan mengulangi kesalahannya?

4. Apakah perbuatan karyawan itu melanggar undang-undang? Tindak pidana berat yang dilakukannya dalam waktu kerja memungkinkan kita segera memecatnya, tetapi pelanggaran hukum yang lebih ringan mungkin memerlukan penindakan yang tidak demikian keras. Begitu juga pelanggaran-pelanggaran yang dapat mengakibatkan kasusnya dibawa ke pengadilan, mengakibatkan kita dikenai denda, atau tindak¬an hukum lain terhadap perusahaan tiap kasus harus dinilai seberapa besar hal itu merugikan perusahaan, sebelum tindakan disipliner diam¬bil.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

5. Apakah perbuatan karyawan itu merusak citra organisasi? Atau merusak hubungan dengan klien, atau posisi perusahaan dalam bersaing? Para eksekutif di bidang bisnis maupun pemerintahan yang selalu menjadi sorotan masyarakat diharapkan bersikap dan berperilaku dengan berpegang pada moralitas dan etika, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesi.

6. Apa dampak perbuatan karyawan itu terhadap morale karyawan-karyawan lainnya? Ini mungkin pertimbangan yang paling penting. Kasus-kasus yang menyangkut gangguan seksual atau sikap rasial mungkin menimbulkan suasana kerja yang tidak enak dan tidak bersahabat. Tindakan negatif oleh seorang karyawan dapat mengganggu morale kerja, tetapi mungkin bukan menjadi alasan yang cukup kuat untuk memecat karyawan.

Beberapa faktor perlu dipertimbangkan:
– Apakah konflik itu hanya terjadi antara karya¬wan yang salah dengan seorang karyawan lainnya? Seperti misalnya supervisor?
– Apakah insiden itu hanya terjadi satu kali dan kecil kemungkinannya akan terulang?
– Apakah perbuatan itu merusak morale dan tidak mungkin dilupakan, ataukah lambat laun bisa dilupakan?
– Jika karyawan itu kompeten, apakah pemindahan ke bagian lain akan mengurangi ketegangan?

Jika kesalahan-kesalahan itu bersifat seksual atau keji, maka mudah sekali kita bereaksi. Pedoman di atas hanyalah salah satu cara untuk membuat para manajer mampu melihat persoalan dengan jernih dan tidak emosional.

(Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentai yang bagus tentang management skill dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Sumber : Majalah Eksekutif Edisi April 1989.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!