Manajemen Bisnis dan Manajer yang Top

Tiap organisasi bisnis maupun sosial, swasta maupun pemerintah biasanya mempunyai orang yang dapat kita sebut sebagai “superstar” karena kemampuannya dan kontribusinya yang gemilang kepada organisasi. Superstar sebaiknya mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri, dan diberi penghargaan sepadan dengan apa yang dia hasilkan. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills, silakan KLIK DISINI ).

Tetapi apa lacur? Seringkali lingkungan superstar ini tidak rela melihatnya bersinar terlalu gemilang. Timbul kecemburuan, mungkin dari atasan, tetapi umumnya dari orang-orang yang setingkat atau di bawahnya. Ada kecenderungan mereka lalu membatasi langkah-langkah superstar ini. Bagaimana reaksi superstar menghadapi ini?

Quasar. Superstar ini akan memberikan reaksi dalam bentuk intimidasi. Karena merasa langkah-langkahnya dibatasi, dia menghentikan komunikasinya dengan lingkungannya. Hanya sekali-sekali dia bersuara; itu pun kalau masalahnya menyangkut kepentingannya. Dalam pada itu dia selalu menunjukkan sikap meremehkan pimpinan, dan bahkan terang-terangan mengemukakan bahwa pimpinan menempuh arah yang salah. Dengan sendirinya, baik atasan maupun bawahan merasa terancam oleh sikapnya itu. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill, strategi bisnis dan leadership skills,