Menyusun Materi Training atau Bahan Training yang Bagus

Salah satu aspek yang mendorong keberhasilan sebuah program training adalah adanya materi atau bahan training yang bermutu bagus. Faktor lain yang juga berperan adalah mutu trainer yang baik dan juga adanya proses monitoring paska kegiatan training yang sistematis. (Materi training yang bagus bisa Anda download DISINI).

Penyusunan materi training yang bagus dimulai dengan menentukan tujuan training secara jelas. Perumusan tujuan training sebaiknya mengikuti kaidah seperti berikut.

• Menunjukkan sasaran kinerja yang mesti dapat dilakukan oleh partisipan setelah mengikuti kegiatan training
• Sasaran kinerja sebaiknya bersifat spesifik, relevan dengan tugas, dan dituliskan dengan jelas
• Sasaran kinerja mengacu pada profil kompetensi yang telah ditetapkan
• Sebaiknya diawali dengan kata kerja
• Contoh : Setelah mengikuti training, para peserta diharapkan mampu: ……melakukan analisa kebutuhan pelatihan dengan menggunakan metode competency-based interview
….. mengidentifikasi seluruh line bearings yang rusak
…..mengidentifikasi komponen yang rusak pada radio receiver

Setelah tujuan dirumuskan, maka langkah berikutnya adalah menyusun kerangka materi training. Langkah Dalam Menyusun Kerangka Training adalah sbb :

• Sebutkan judul pelatihan secara ringkas, jelas dan mencerminkan isi training
• Uraikan tujuan training
• Kembangkan dan jelaskan sejumlah topik pokok training — kemudian masing-masing topik tersebut, diuraikan lagi secara lebih detil dalam beberapa sub-topik.
• Sebutkan pula durasi untuk keseluruhan training dan juga untuk setiap topiknya
• Sebutkan juga model pemberian training yang akan dilakukan

Sementara itu, faktor yang perlu diperhatikan dalam mendesain Materi Training atau bahan training adalah sbb:

• Level Kesulitan : level kesulitan tentu harus mengacu pada level pengetahuan peserta yang akan mengikuti training. Jika peserta dari level manajer maka tingkat kesulitan materi training harus lebih tinggi dibanding jika training ditujukan untuk level supervisor.
• Keterlibatan Partisipan : materi training juga sebaiknya disusun dengan mengacu pada level keterlibatan peserta yang diharapkan. Jika training mengharapkan tingkat inetraksi dan keterlibatan yang tinggi dari peserta, maka materi training harus disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Misal materi training diperbanyak unsur latihan dan diskusi kelompok.
• Struktur : struktur disini merujuk pada sistematika penulisan materi training. Sebaiknya materi training disusun secara sistematis, runtus, dan didasarkan pada stuktur penulisan yang logis.
• Aplikatif : materi training yang akan disusun sebaiknya bersifat aplikatif atau praktikal. Sebab disini kita memang tidak sedang menyusun materi kuliah yang acap sangat teoretis. Jadi usahakan agar materi atau bahan training disusun dengan mengacu pada aspek aplikasinya di lapangan.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

(Materi training yang bagus bisa Anda download DISINI).

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Pengembangan Diri. Download Gratis Sekarang.

Free Slides dan Ebook

Dapatkan 7 Presentasi Wow + 5 Buku Dahsyat tentang Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!