Performance Appraisal di Pertamina

Banyak hal yang perlu kita pahami terhadap sebuah sistem yang baru, termasuk yang menyangkut Rewards and Consequences (RNC) tentunya. RNC yang selama ini ada di Pertamina belum didasarkan pada penilaian kinerja yang sesungguhnya. Hal ini dirasakan oleh para pekerja, dapat dilihaf dari hasil survei OPP tahun 2006. Sejak tahun 2007, ada sesuatu yang baru dilakukan oleh perusahaan, yaitu sistem penilaian yang diharapkan lebih obyektif dan didasarkan atas fakta nyata mengenai pencapaian kinerja dan perilaku kepemimpinan seorang pekerja. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi yang bagus tentang Performance Management, silakan KLIK DISINI ).

Penilaian kinerja tidak lagi diwarnai perasaan suka tidak suka, atau rasa kasihan. Sebagai sebuah sistem yang baru diterapkan di Pertamina, hal ini pasti akan memunculkan banyak pertanyaan. Untuk lebih mudah memahaminya, berikut dirangkum pertanyaan-pertanyaan yang berpotensi muncul atas sistem tersebut. Latar belakang munculnya sistem ini, formulanya, hingga apa konsekuensi terburuk bagi mereka yang kurang berprestasi kami rangkum dari berbagai sumber terkait, dalam bentuk tanya jawab.

Apa yang dimaksud dengan sistem Rewards and Consequences?
Rewards and Consequences (RNC) adalah pemberian penghargaan maupun konsekuensi atau sanksi dari perusahaan yang dikaitkan dengan hasil kinerja dari fungsi maupun kinerja individu serta efektifitas kepemimpinannya dalam satu tahun. RNC itu merupakan bagian ujung dari suatu proses Performance People Review. Keseluruhan proses ini diawali dari penyusunan KPI (Key Performance Indicator] untuk Fungsi atau Direktorat dan SMK untuk individu.