8 Ciri Perusahaan Hebat

McKINSEY & Co., sebuah perusahaan konsultan manajemen Amerika, telah melakukan penelitian terhadap berbagai praktek manajemen di 37 perusahaan yang sering dianggap sebagai teladan dalam hal operasi perusahaan yang baik. Penelitian menunjukkan, semua perusahaan tersebut memiliki delapan atribut yang serupa. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang management skills, business strategy dan leadership, silakan KLIK DISINI ).

• Keinginan bertindak.
• Susunan staf yang kecil dan sederhana bentuknya.
• Kontak terus-menerus dengan para nasabah.
• Perbaikan produktivitas melalui orang banyak.
• Otonomi operasional untuk menggalakkan kewiraswastaan.
• Mengutamakan satu nilai bisnis yang pokok.
• Mengkhususkan diri pada bidang yang mereka kuasai dengan baik.
• Kontrol longgar-ketat secara serentak.

Studi yang dilakukan McKinsey terpusat pada 10 perusahaan yang dikelola dengan baik International Business Machines, Te¬xas Instruments, Hewlett-Packard, 3M, Digital Equipment, Procter & Gamble, Johnson & Johnson, Me Donald’s, Dana, dan Emer¬son Electric. Kelihatannya, tidak ada persamaan di antara perusahaan-perusahaan itu. Tidak ada persamaan dalam jenis produksi: lima di antaranya beroperasi dalam teknologi tinggi, sebuah dalam barang-barang ke-masan, sebuah membuat produk medis, sebuah mengelola restoran hidangan cepat (fastfood), dan dua perusahaan memproduksi alat-alat listrik dan mesin.

Tetapi masing-masing adalah operator sederhana, bukan holding-company atau konglomerat. Walaupun tidak setiap rencana mencapai sukses, dalam pengelolaan sehari-harinya perusahaan-perusahaan tersebut jauh lebih sering sukses daripada gagal. Dan mereka sukses karena manajemen mereka hampir-hampir secara naluriah patuh pada kedelapan atribut itu.

Keinginan bertindak. Dalam tiap perusahaan itu, instruksi utama ialah lakukan, atur, dan coba. Mereka menghindari kecenderungan menganalisa dan mempersoalkan sesuatu produk secara berlarut-larut. Dan mereka menghindari prosedur yang berbelit-belit untuk mengembangkan gagasan baru. Berbagai eksperimen yang sifatnya terbatas banyak dilakukan.

Sikap manajemen adalah “dapatkan data, lakukan, dan kemudian sesuaikan”. Mereka bukannya menunggu sampai tersusun rencana menyeluruh yang sempurna. Perusahaan-perusahaan tersebut cenderung mengerjakan sesuatu yang sederhana daripada menjadi pencipta, dan cenderung membuat langkah-langkah maju kecil daripada menyusun konsep baru yang besar. Manajemen menggalakkan rencana bisnis yang rumit dan berlarut-larut untuk proyek-proyek baru. (Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang management skills, business strategy dan leadership, silakan KLIK DISINI ).

Untuk menjamin bahwa mereka mencapai hasil, perusahaan-perusahaan tersebut menetapkan hanya beberapa sasaran yang jelas bagi para manajer. Misalnya di Texas Instruments Inc., sasarannya biasanya berupa sebuah tanggal yang ditetapkan untu