Brand dan Loyalitas Pelanggan

Loyalitas brand adalah derajat kesetiaan dan komitmen dari pelanggan terhadap sebuah brand atau merk sebuah produk. Dengan kata lain, loyalitas brand merefleksikan tingkat kecenderungan pelanggan untuk pindah ke brand lain; terutama jika brand kita melakukan perubahan, baik pada sisi harga ataupun fitur. Sebagai misal, Anda saat ini memiliki loyalitas yang tinggi dengan brand tertentu, katakanlah air mineral dengan merk Aqua. Maka jika dikemudian hari Aqua melakukan perubahan tertentu, misal memodikisi fituir botolnya, maka Anda akan tetap membeli Aqua, sebab Anda merasa Aqua adalah merk yang kredibel.

Loyalitas merk atau brand loyalty memiliki sejumlah tingkatan. Tingkat loyal yang paling tinggi adalah Committed Buyer; atau penggemar fanatik. Atau pelanggan yang tak bisa pindah ke lain hati. Misal Anda merupakan salah satu penggemar rokok Dji Sam Soe atau Teh Botol Sosro, maka sampai kapanpun, dan dimanapun Anda berada, Anda selalu berusaha membeli dua produk itu. (Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang menarik tentang marketing dan brand management, silakan klik DISINI ).

Tingkatkan yang berikutnya adalah Switchers / Price Sensitive. Dalam golongan ini pelanggan sangat rentan tingkat loyalitasnya. Misal dulunya Anda merupakan pengguna kartu Mentari, namun begitu ada produk Esia yang menawarkan harga lebih murah, maka langsung Anda berpindah membeli produk Esia dan meninggalkan kartu telpon Mentari Anda yang lama. Jadi pelanggan dalam kategori ini adalah sangat sensitif terhadap perubahan harga. Begitu terjadi perubahan harga sedikit, mereka bisa langsung pindah merk.

Anda pilih Misqien atau Kaya? Dapatkan Ebook yang Sangat Mencekam tentang Jurus Meraih Kekayaaan dan Financial Freedom. Gratis.